Yogyapos.com (BANTUL) - Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dalam proses kuliah bakal menerapkan Muhammadiyah Online University (MOU). Sehingga proses belajar mengajar antara dosen dan mahasiswa dengan tatap muka hanya 30 persen sedangkan 70 persennya dengan cara online.
“Ini merupakan keniscayaan menyongsong era industri 4.0, digitalisasi. MOU akan resmi dilaksanakan oleh UMY ditandai dengan launching MOU yang bersamaan dengan acara Milad Muhammadiyah 107 Tahun yang akan dilaksanakan pada Senin malam (18/11),” ujar Rektor UMY, Gunawan Budiyanto di Kampus UMY, Sabtu (16/11).
Menurutnya, dengan MOU ini para mahasiswa tidak perlu lagi datang ke kampus untuk mengikuti kuliah seperti pada umumnya namun demikian ketika bangun tidur pun bisa mengakses materi perkuliahan dengan yang sudah dipersiapkan online atau daring.
“Bahkan mahasiswa bisa membuka berbagai konten perpustakaan secara online sehingga memudahkan dalam mengerjakan seluruh tugas yang diberikan oleh dosen yang juga secara online pula,” ungkapnya.
Dengan MOU ini para mahasiswa juga bisa belajar selama 24 jam dan berbeda dengan kuliah konvensional yang diberikan dengan batasan waktu di ruang kuliah.
“Kita memang tidak bisa melakukan proses perkuliahan 100 persen secara online karena Muhammadiyah masih punya tugas memberikan pendidikan karakter bagi mahasiswanya sehingga masih ada tatap muka seperti workshop ataupun kuliah umum,” ungkapnya.
Gunawan menjelaskan penerapan MOU sendiri oleh UMY tak lepas dari status akreditasi UMY adalah A sehingga syarat itu bisa dilalui oleh UMY.
Syarat memberikan proses kuliah dengan sistem online Universitasnya harus berakreditasi A.
Tak hanya menerapkan MOU, kedepan UMY juga berencana untuk membuat kampus satelit yang kini lahannya sudah disiapkan tak jauh dari Bandara YIA sehingga ketika kampus satelit itu beroperasi maka mahasiswa yang akan ujian dari luar kota bisa menggunakan pesawat dan turun ke YIA dan langsung menuju kampus satelit untuk mengikuti ujian dan jika ujian beberapa hari juga disiapkan hotel untuk menginap.
“Nah kalau saat ini UMY memiliki 22 ribu mahasiswa maka ketika kampus satelit telah rampung dan siap beroperasi maka jumlah mahasiswa UMY bisa mencapai 40 ribu,” ujarnya.
Sementera Sekretaris PP Muhammadiyah sekaligus Ketua BPH UMY, Agung Danarko mengatakan untuk kegiatan Milad Muhammadiyah 107 Tahun ini akan diisi berbagai kegiatan yakti Tasyakuran 1 Abad TK ABA, Penganugerahan Muhammadiyah Awards, Pidato Milad oleh Ketum PP Muhammadiyah, launching lagu Muktamar Muhammadiyah serta launching MOU.
Sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju juga akan hadir seperti Menteri Agama, Fahrul Razi, Menko PMK Muhajir Effendy dan Mendikbud Nadiem Makarim. (*/Met)
