Unriyo Komit Ujudkan Desa Gading Sehat dan Sejahtera

share on:
Secara simbolis, Warek I Unriyo menyerahkan cinderamata kerjasama pengabdian masyarakat kepada Kades Gading || YP/Fadholy

Yogyapos.com (GUNUNGKIDUL) - Masih dalam peringatan Dies Natalis yang ke-11, Universitas Respati Yogyakarta (Unriyo) mengadakan pelatihan dan pengabdian masyarakat, di Balai Desa Gading Playen Gunungkidul, Minggu (16/2/2020). Acara bakti sosial dan workshop ini diikuti warga Desa Gading, pelaku usaha UMKM, pemuda karang taruna, kelompok sadar wisata (Pokdarwis) serta elemen Tagana Kecamatan Playen.

Wakil Rektor (Warek) I Unriyo Dr Fransiska Lanni MS kepada yogyapos.com menjelaskan, program pengabdian masyarakat ini merupakan ujud komitmen dari Unriyo untuk mencetak desa Gading yang sehat dan sejahtera. Menurutnya, program ini sudah berlangsung selama 10 tahun. Dan untuk kali ini pemilihan lokasi di wilayah desa Gading Playen Gunungkidul.

“Pemilihan desa Gading ini lantaran sebelumnya kami pernah menerjunkan mahasiswa untuk KKN disini. Berdasar report dan evaluasi tim di lapangan, kami pun menyasar wilayah ini. Selain memiliki banyak potensi ekonomi dan soft skill, konsen kami tentunya ingin menciptakan desa Gading yang sehat dan sejahtera. Serta menjadi desa yang unggul dan modern. Ketika aspek kesehatan sudah terpenuhi, otomatis tingkat kesejahteraan juga akan naik. Kami juga mengedukasi kepada masyarakat akan pentingnya aspek kesehatan. Dua lini tersebut sangat penting dan masuk skala prioritas dalam program pengabdian masyarakat Unriyo. Sekitar Juni-Juli 2020 mendatang, kami juga akan menerjunkan kembali mahasiswa untuk KKN di desa Gading. Semoga sinergitas antara Unriyo dengan Pemdes Gading terus terbangun,” ungkap Dr Fransiska Lanni di sela kegiatan.

Kepala Desa Gading, H Sukirman mengaku senang dan bersyukur desa yang dipimpinnya ditunjuk oleh pihak Unriyo dalam program pengabdian masyarakat. “Maturnuwun kepada Unriyo yang telah menggelar acara ini. Semoga memberi banyak manfaat bagi warga kami. Dengan 10 pedukuhan dan jumlah warga mencapai 7.000 jiwa, potensi SDM (sumber daya manusia) di tempat kami sangat besar. Namun harus dikelola secara baik dan berkala agar optimal. Dan Unriyo hadir memberikan pelatihan dan workshop. Hal ini sangat berguna bagi warga dalam menambah wawasan serta berpikir solutif. Untuk saat ini kami sedang menggenjot di sektor UMKM. Potensinya luar biasa jika dimaksimalkan,” ungkap Sukirman.

Sementara itu Ketua Panitia Supri Cahyono MPd mengatakan, program pengabdian masyarakat Unriyo ini meliputi sejumlah kegiatan. Seperti pemeriksaan kesehatan gratis, pelatihan UMKM digital, workshop lini wisata serta penanganan rescue.

“Untuk cek kesehatan seperti tensi, gula darah, asam urat dan kolesterol. Di era serba teknologi saat ini, kami pun mendorong pelaku usaha untuk bergerak di bidang online. Kami beri pelatihan, tips dan trik agar sebuah produk diterima oleh pasar. Untuk lini wisata kami menggandeng pengelola Taman Hutan Rakyat (Tahura) untuk saling berbagi ilmu dengan warga. Sedangkan di bidang rescue, kami melihat Gading berada di lalu-lintas jalan raya yang padat kendaraan. Kami pun membekali warga untuk mengetahui penanganan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) secara benar. Semoga program dari Unriyo ini bermanfaat bagi warga desa Gading,” pungkas Supri. (Dol)

 

 


share on: