Yogyapos.com (BANTUL) - Sebanyak 46 anak yatim di Kalurahan Panjangrejo, Kapanewon Pundong, Bantul, menerima santunan dalam acara keagamaan yang digelar di Masjid Ar Rahman Kantongan pada Jumat malam (26/9/2025).
Pengurus Yatiman yang juga Pengurus Upzis PRNU Panjangrejo, Mulyono SPd, menyampaikan bahwa setiap anak menerima santunan sebesar Rp 300.000. Total dana yang disalurkan malam itu mencapai Rp 13.800.000.
BACA JUGA: Toko 'Uni Store' Disatroni Maling, Dua Ponsel dan Motor Beat Lenyap
“Semoga bantuan ini meringankan kebutuhan sehari-hari sekaligus membawa keberkahan bagi para donatur dan masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan santunan tersebut menjadi bagian penting dalam rangkaian Mujahadah dan Doa Bersama untuk Keselamatan dan Kemakmuran Warga yang diselenggarakan Takmir Masjid Ar Rahman Kantongan.
BACA JUGA: Kejati DIY Sita 1 Unit Mobil dan 6 Jam Tangan Mewah di Rumah Tersangka Korupsi
Selain santunan anak yatim, acara juga diwarnai dengan peluncuran tiga program baru takmir, yaitu: 1) Irama Rahman, wadah kegiatan remaja masjid dan pembinaan generasi muda, 2) Kelompok hadroh anak-anak, sebagai sarana pengembangan minat bakat seni islami sejak dini, dan 3) Madrasah diniyah, untuk memperkuat pendidikan agama dan pembinaan keilmuan bagi warga sekitar.
Majelis doa dan mujahadah dipimpin langsung oleh Pengasuh Pondok Pesantren Al Munawwir, KH R Chaidar Muhaimin Affandi. Suasana khidmat semakin terasa lengkap dengan lantunan doa yang dipanjatkan untuk keselamatan bangsa dan kemakmuran umat.
BACA JUGA: Polisi Selidiki Info Dugaan Pemerkosaan Remaja oleh Sekelompok Pemuda
Acara tersebut dihadiri ratusan jamaah yang datang dengan penuh antusias. Mereka duduk rapi memenuhi area, dengan wajah khusyuk dan penuh kebersamaan. Lantunan doa serta bacaan ayat-ayat suci yang menggema terdengar merdu, menghadirkan nuansa religius yang menyejukkan hati.
Turut hadir dalam kesempatan itu Panewu Kapanewon Pundong, Vita Yuliatun SStp MEng beserta jajaran Forkompimkap Pundong, Ketua MWCNU Pundong H Mustafied Amna, Lurah Panjangrejo Mudiyana, serta para tokoh masyarakat setempat.
BACA JUGA: Sidang Penganiayaan Advokat, Ada Perbedaan Keterangan Saksi dan Korban
Sementara itu, pengajian disampaikan oleh Ustaz Miko Cak Coy. Dalam tausiahnya, ia mengajak jamaah untuk memperkuat persaudaraan, menumbuhkan toleransi, serta menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat. (Markaban Anwar)
