Yogyapos.com (BANTUL) - Wakil Bupati Bantul Drs Aris Suharyanta MM mengajak masyarakat gemar makan ikan, karena dapat meningkatkan kesehatan dan sebagai salah satu upaya mengatasi stunting.
Ajakan tersebut dilakukannya saat menghadiri baksos Hari Jadi Bantul Ke-194, di Kalurahan Selopamioro Imogiri Bantul, Rabu (16/7/2025).
BACA JUGA: AKBP Prof Dr Saprodin Kini Menjabat Dirreskrimsus Polda DIY
"Salah satu manfaat mengkonsumsi untuk meningkatkan gizi masyarakat guna dan salah satu paya mengatasi stunting. Maka kita semua perlu menambah tingkat konsumsi ikan,” kata Wabub sembari mencicipi sajian masakan ikan bersama para Kepala OPD.
Ia menegaskan, Pemkab Bantul serius mengatasi stunting, maka diharapkan masyarakat menambah tingkat monsumsi ikan laut maupun ikan tawar.
Wabup Aris bersama para penerima manfaat bantuan || YP-Supardi
Aris pada kesempatan tersebut secara simbolis menyalurkan bantuan 100 bingkisan dan pembangunan 3 Unit rumah tidak layak huni (RTLH) kepada warga yang kurang mampu.
BACA JUGA: Polsek Tempel Tangkap Penyalahguna Upal
Kepala Dinas Sosial Bantul,n Gunawan Budi Santoso SSos MH, menuturkan baksos ini selain diisi memberikan bingkisan, bantuan RTLH juga dilakukan donor darah, pemeleriksaa kesehatan dan penyuluhan kesehatan.
"Donor darah mendapatkan darah dari sekitar 100 pendonor berlangsung di Pendapa Komplek 2 Pemkab Manding Bantul. Skrening dan pemeriksan kesehatan kepada anak,-anak dilakukan kepada ratusan anak di SDN Lemah Dadi Kasihan Bantul pada Senin (15/7).
Sedangkan penyuluhan kesehatan dilakukan kepada ratusan warga pada acara di Kalurahan Selopamioro saat ini.
BACA JUGA: Pencegahan Penyakit Menular, Ini yang Dilakukan Pemkab Sleman
"Dalam mengadakan kegiatan ini kami didukung oleh sejumlah pihak diantaranya RSUD Panembahan Senopati Bantul, Rumah Sakit TNI AU Hardjolukito Yogyakarta, PMI Bantul dan Dinas Kelautan Dan Perikanan Bentul.
Sementara itu sejumlah warga selaku penerima manfaat bantuan menyatakan senang diadakannya baksos ini. Aris Suharyanta pads kesempatan iji juga menyempatkan diri untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dirinya. (Spd)
