Yogyapos.com (SLEMAN) - Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo membuka workshop Implementasi Kurikukum Merdeka, di PendopobRumah Dinas Bupati, Sabtu (3/9/2022).
Workshop yang diinisiasi oleh Ikatan Guru Aisyiyah Bustamul Athfal (IGABA) Kabupaten Sleman dengan tema ‘Paud Aisyiyah Tanggap Lebih Cepat, Ilmu, Amal dan Amal Meningkat’ diikuti 390 peserta dari 193 lembaga PAUD Aisyiyah se Kabupaten Sleman terdiri dari kepala sekolah dan guru, Pelaksanaan warkshop selama dua hari yakni 3-4 September 2022.
Kustini mengatakan, melalui menerapan kurikulum merdeka nantinya siswa dapat mendalami minat dan bakatnya masing-masing serta mempelajari mata pelajaran yang menjadi minatnya.Perubahan kurikulum juga harus dapat diadaptasi oleh tenaga pendidik agar nantinya dapat diterapkan pada anak didiknya sehingga melahirkan generasi kreatif serta tanggap menghadapi tantangan kedepan.
Ia juga mengapresiasi pada Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Sleman atas konstribusinya atas membangun dalam sektor pendidikan di Kabupaten Sleman. Berharap melalui workshop ini, tenaga pendidik dapat meningkatkan kapasitas sebagai pendamping dan pendidik anak anak.
“Amanah harus dipegang sungguh-sungguh. Jadikan anak anak kita menjadi anak yang berakhkul karimah,” ujar Kustini.
Sementara itu Ketua IGABA Sleman Retno menyatakan, implementasi kurikulum merdeka pada pendidikan anak usia dini harus segera ditindak lanjuti sebagai langkah positif dalam meningkatkan pelayanan pendidikan.
“Diselenggarakan workshop adalah untuk meningkatkan ilmu, amal dalam melaksanakan tugas tugasnya di dunia pendidikan usia dini,” tandasnya. (*/Agn)
