Yudistira Arata Nugraha, Memainkan Lakon 'Aji Narantaka' Agar Jadi Dalang Kondang

share on:
Dalang cilik, Yudistira Arata Nugraha || YP-Agung Dwi Purwanto

Yogyapos.com (SLEMAN) - Tampil dengan busana jawa warna merah dilengkapi jarit plus blangkon, bocah murid kelas V SD Negeri Caturharjo Sleman ini duduk bersila. Tangan kanannya mulai memegang gunungan wayang tanda acara akan dimulai.

Suara gending gamelan mengalun, suara bening pun mulai menggema dari mulut Yudistira Arata Nugraha. Dalang cilik yang sehari-hari akrab disapa Yudistira ini, tampak luwes memainkan wayang kulit. Suaranya mantab layaknya dalang profesional yang malam itu menampilkan lakon ‘Aji Narantaka’.

Lakon tersebut pas sekali untuk anak muda. Aji Narantaka merupakan ilmu atau aji-aji milik Satria Gatutkaca pemberian dari gurunya Resi Seta. Ilmu tentang mawas raga, mawas rasa, mawas pikiran dan mawas ruh. Satu kesatuan untuk negeri dan bangsa, cinta pada negara.

Cerita lakon itu dipentaskannya dalam memperingati Hari Ulang Tahunn ke-79 Kemerdekaan RI baru lalu, di halaman depan rumahnya.

Putra pasangan Warsono dan Siti Nurjamil tersebut mulai menyukai wayang sejak kelas dua. Dan ternyata orang tua maupun kakek nenek Yudistira tidak ada yang  menjadi dalang.

“Keluarga kami dan kakek nenek tidak ada keturunan dalang sama sekali,” tukas Warsono kepada yogyapos.com, di rumahnya Sanggrahan Caturharjo, Sleman, Sabtu (28/8/2024).

Yushistira, lanjut Warsono, gemar mendalang sejak kecil. Bermula dari kebiasannya mainan wayang, hingga hapal bentuk maupun nama-nama wayang. Kegemaran mainan wayang itu berlanjut hinngga mampu memainkan lakon cerita.

Meski masih kecil, namun karir dalang Yudistira sudah lumayan bagus. Ia pentas wayang kulit di berbagai tempat di Kabupaten Sleman maupun di sekitar tempat tinggalnya. Untuk lebih ke arah profesionnal, ia aktif di sebuah Sanggar Pedalangan.

“Ya. Saya mau jadi dalang kondang,” katanya, singkat. (Agung DP)


share on: