Yogyapos.com (SLEMAN) - Pemerintah Kabupaten Sleman menyelenggarakan bakti sosial khitanan massal dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-110 Kabupaten Sleman, di Puskesmas Mlati II, Kamis (30/4/2026).
BACA JUGA: DLH Sleman Lakukan Uji Emisi Kendaraan Bermotor untuk Kurangi Polusi
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa hadir sekaligus meninjau pelaksanaan khitan massal. Khitanan massal ini diikuti oleh 110 anak dari seluruh wilayah Kabupaten Sleman dengan rentang usia 2 hingga 14 tahun. Selain layanan khitan gratis, para peserta juga menerima bingkisan berupa baju, sarung, kopiah, dan celana sunat. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati Sleman didampingi Asisten Sekretaris Daerah III, Dwi Anta Sudibya, beserta jajaran.
BACA JUGA: Pengurus Baru IKG Periode 2026-2031 Dikukuhkan, Bgini Harapan Bupati Endah
Dalam kesempatan tersebut, Danang Maharsa menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya bagi keluarga yang membutuhkan.
Para peserta khitanan massal nampak gembira dengan buah tangan dan panitia || YP-ist
“Sunat atau khitan merupakan salah satu bagian dari syariat agama dan wajib hukumnya bagi anak laki-laki. Melalui kegiatan ini pemerintah hadir memberikan pelayanan secara gratis agar anak-anak dapat melaksanakan khitan dengan aman dan nyaman,” ujar Danang.
BACA JUGA: Penguatan Tata Kelola Dana Kalurahan, Gubernur DIY: Pemerintah Harus Amanah
Ia juga menambahkan bahwa perkembangan teknologi di bidang kesehatan saat ini memungkinkan pelaksanaan khitan dengan metode yang lebih modern, sehingga prosesnya menjadi lebih cepat dan minim rasa sakit.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Mlati II, dr. Raditya Kusuma, mewakili Kepala Dinas Kesehatan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian sosial pemerintah kepada masyarakat, khususnya bagi keluarga kurang mampu.
BACA JUGA: Kemenhaj Respons Cepat Kecelakaan di Madinah, Tegaskan Disiplin Layanan & Kepatuhan KBIHU
“Khitan massal ini diikuti 110 peserta dari berbagai kapanewon di Kabupaten Sleman. Seluruh proses ditangani oleh tenaga medis profesional sehingga aman dan nyaman bagi peserta,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat membantu masyarakat serta memberikan manfaat bagi kesehatan anak-anak di Kabupaten Sleman. (Agn)
