Pertamina Trans Kontinental Ajak Anak Indonesia Tanam Benih Keberlanjutan dan Jaga Lautan

share on:
Direktur Pertamina Trans Kontinental Ajak Anak Indonesia Jaga Ekosistem Kelautan

Yogyapos.com (BITUNG) -Gelak tawa dan antusiasme ratusan siswa Sekolah Dasar memecah keheningan Pantai Tangkoko, Bitung, Sulawesi Utara. Dengan mata berbinar, anak-anak menyimak cerita tentang terumbu karang, bahkan berebut menjawab pertanyaan tentang biota laut, dari para sukarelawan Perwira Pertamina Trans Kontinental (PTK), serta Pertamina Group,

BACA JUGA: Bantul Creative Expo 2026 Digelar di Halaman Parkir SSA, 1-9 Agustus 2026

Momen ini menjadi jantung dari aksi "Coastal Education 2026", yakni sarana edukasi bagi siswa/siswi SD tentang pentingnya kelestarian maritim. Di Pantai Tangkoko, pada Sabtu, 18 Juli 2026, anak-anak dari wilayah pesisir berkumpul bersama para sukarelawan Perwira PTK dan Pertamina Group, belajar tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan pantai.  

BACA JUGA: Konstruksi Tol Yogya-Solo Seksi 2 Paket 2.2 Ditargetkan Rampung September 2026

Kesan mendalam dirasakan oleh peserta. Salah satunya Noelia, siswa SD Inpres 482 Batu Putih, Bitung, mengungkapkan rasa bahagianya saat diajak belajar sambil menjaga lingkungan dan pesisirnya.

"Aku diajari cara menghargai makhluk hidup, menjaga kebersihan lingkungan, dan merawat ekosistem laut. Seru sekali! Semoga PTK bisa datang lagi ke sini untuk bikin acara seperti ini," tutur Noelia ceria.

BACA JUGA: Empat Jembatan Merah Putih Garuda di Bantul Mulai Difungsikan, Peresmian Dihadiri Danrem

Kegiatan bermain sambil belajar ini sekaligus dilakukan untuk memeriahkan Hari Anak Nasional, Kamis 23 Juli 2026.  Antusiasme peserta turut menyulut semangat para relawan yang mendampingi sepanjang acara. Juno, salah seorang Perwira PTK mengungkapkan kebahagiaannya saat berinteraksi dengan para siswa.

BACA JUGA: Antisipasi Wabah PMK, DKPP Bantul Gelar Vaksinasi Gratis PMK di Kandang Ternak 45 Depok

"Acara hari ini sangat seru. Saya melihat betapa tingginya semangat anak-anak mengikuti setiap kegiatan. Harapannya, program ini dapat terus konsisten dilaksanakan untuk membangun dan memupuk kesadaran dalam menciptakan ruang laut yang aman dan nyaman bagi biota di dalamnya,” ungkap Juno.

BACA JUGA: Mobil Dinas Brimob Polda DIY Tertemper KA Bandara, Pengemudi dan Penumpang Selamat

Kawasan pesisir Pantai Tangkoko memiliki nilai ekologis tinggi sebagai bagian dari Coral Triangle, pusat keanekaragaman hayati laut dunia yang diakui oleh Seascapes Working Group CTI-CFF.

Tak hanya edukasi, PTK menggelar "Coastal Clean Up" atau aksi bersih-bersih pantai, bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bitung, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Bitung, Lurah, serta elemen penggerak masyarakat seperti Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK).

BACA JUGA: Pemda DIY Tegaskan Tak Ada Larangan JLFR di Malioboro, Pesepeda Tetap Bebas Melintas

Melihat dampak positif pada anak-anak dan lingkungan, Plt. Direktur Utama PTK, Eko Cahyadi, menegaskan komitmen jangka panjang perusahaan dalam keberlanjutan wilayah pesisir ini.

"Melalui gerakan edukasi dan aksi bersih pantai ini, PTK berperan dalam menjaga keberlanjutan  sehingga tidak hanya menjadi konsep di atas kertas, tetapi aksi nyata di lapangan. Kolaborasi bersama masyarakat dan sekolah adalah kunci menjaga kekayaan pesisir Indonesia demi generasi mendatang," ujar Eko Cahyadi.

BACA JUGA: Video Rekayasa AI Catut Sri Sultan HB X, Ini Penjelasan Pemda DIY

Senada dengan hal tersebut, Direktur Armada PTK, Dewi Susanti menekankan pentingnya membangun kesadaran sejak usia dini. "Pendidikan maritim bagi anak-anak adalah investasi jangka panjang. Saat mereka memahami betapa berharganya laut kita, mereka akan tumbuh menjadi garda terdepan penjaga ekosistem pesisir," tegas Dewi Susanti.

BACA JUGA: Bantu Petani Kopeng, Takmir Masjid NHK Borong 210 Kg Sawi Sendok

Melalui kegiatan kolaboratif ini, PTK terus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Poin 4 (Pendidikan Berkualitas), Poin 13 (Penanganan Perubahan Iklim), dan Poin 14 (Ekosistem Lautan).

Harapan besar kini tertanam di Pantai Tangkoko. Pelestarian pantai diharapkan mampu menjaga alamnya, serta meningkatkan kejayaannya sebagai destinasi wisata unggulan yang mampu mendorong Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta kesejahteraan masyarakat setempat.(*/Red)

 

 


share on: