16 Agustus, Penghuni Apartemen Malioboro City akan Wadul Pejabat di IKN

share on:
Ketua PPPSRS apartemen Malioboro City Edi Hardiyanto (kiri) didampingi Sekretaris PPPSRS Budiono || YP-Ist

Yogyapos.com (SLEMAN) - Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (PPPSRS) Apartemen Malioboro City terus berjuang untuk mendapatkan keadilan dan haknya, mereka berharap segera mendapatkan legalitas Sertifikat Hak Milik atas Satuan Rumah Susun (SHM SRS) dan menuntut tanggung jawab pengembang yang tidak kooperatif. 

Dalam waktu dekat mereka akan bertolak ke Jakarta bertemu dengan  Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (Menteri ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sekaligus Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI. 

“Rencana pada hari Rabu 21 Agustus 2024 kami PPPSRS akan menemui Menteri ATR/BPN Bapak Agus Harimurti Yudhoyono dan Dirjen Kuham, surat sudah kami sampaikan,” ujar Ketua PPPSRS apartemen Malioboro City Edi Hardiyanto, Rabu (14/8/2024). 

Edi  menjelaskan, kunjungan ke Menteri AHY dimaksudkan untuk membantu mengawal proses pertelaan hingga terbitnya  SHM SRS apartemen Malioboro City. Dia pun berharap agar praktik-praktik mafia tanah yang menghambat prosesnya untuk ditindak. 

“Jangan sampai ada pihak-pihak yang ikut bermain atau memanfaatkan, kami mohon  agar Pak Menteri AHY dan jajaran untuk memonitor dan melakukan pengawasan proses pertelaan hingga terbit SHM SRS,” timpalnya.

Pihaknya berharap Kementrian ATR BPN turun ke lapangan untuk mengawal masyarakat yang selama ini menjadi korban  dugaan penipuan yang dilakukan oleh pengembang. 

Agenda penting lain, PPPSRS apartemen Malioboro City dijadwalkan akan bertemu Dirjen AHU Kemenkumham untuk membahas terkait proses administratif 

“Semua data dan fakta akan kami sampaikan, kami akan kawal proses ini sampai terbitnya SHM SRS, sudah lebih 8 tahun belum tuntas,” tandasnya. 

Pihaknya mendesak agar Pemkab Sleman mengakomodir solusi untuk konsumen apartemen Malioboro City lantaran data dokumen sudah lengkap dan siap dipaparkan. 

“Kami juga berharap Gubernur DIY ikut mengawal proses perizinan ini agar segera terdapat solusi terbaik untuk para pemilik yang selama ini sudah menunggu cukup lama, kami berharap bulan Austus ini SLF bisa terbit dan bisa segera di lanjutkan pertelaan oleh Kementrian ATR BPN,” sambungnya.

Untuk diketahui pengurus PPPSRS akan melawat ke Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk menyampaikan segala permasalahan kepada seluruh pejabat pemerintahan bersamaan momen HUT ke-79 Republik Indonesia. 

“Kita akan terbang ke IKN p jagaada 16 Agustus 2024 akan terbang menuju IKN kami akan temui para pejabat negara disana sebagai moment hari kemerdekaan kami akan minta pemerintah ikut kawal proses malioboro city agar segera mendapatkan legalitas dan hak-haknya,” imbuhnya. (Opo) 

 

 

 


share on: