Yogyapos.com (BANTUL) - Kapolri Jenderal Polisi Drs Idham Azis MSi menyatakan, pendidikan Bintara Polri tahun ini dilaksanakan dalam situasi pandemi Covid-19. Oleh karena itu, diperlukan penanganan khusus dan seksama dalam proses penyelenggaran pendidikan tetap menerapkan protokol kesehatan seperti yang dianjurkan oleh Pemerintah.
Demikian sambutan tertulis orang nomor satu di jajaran Polri yang dibacakan Kapolda DIY Irjen Pol Drs Asep Suhendar MSi, dalam acara pembukaan Pendidikan dan Pembentukan Bintara Polri TA 2020-2021 di Sekolah Pendidikan Kepolisian Negara (SPN) yang berlangsung di Selopamioro Bantul, Selasa (17/11/2020)
Polri didominasi bintara. Sehingga dengan jumlah terbesar mencapai 80% dari jumlah total anggota Polri, Bintara Polri menjadi etalase institusi di mata publik.
“Sekali lagi saya tekankan bahwa calon Bhayangkara siswa nantinya akan menjadi tulang punggung pelaksanaan tugas polri yang langsung bersentuhan dengan masyarakat, oleh karena itu diharapkan dengan pendidikan ini dapat mencetak anggota Polri yang siap kerja dan siap operasional dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” sebut Kapolda.
Acara yang dipimpin langsung Kapolda Asep Suhendar ini diikuti 11.208 calon Bhayangkara Siswa. Turut hadir Irwasda Polda DIY, Karo SDM Polda DIY, Kabid Dokkes, Kabid Propam dan Ka SPN.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto SIK MSc mengungkapkan, dari 11.208 calon Bhayangkara Siswa itu, sebanyak 10.648 pria dan 560 wanita. Mereka mengikuti upacara pembukaan pembentukan pendidikan bintara Polri secara serentak di Sekolah Polisi Wanita dan 31 SPN Polda,” terangnya.
Di wilayah Polda DIY sebanyak 259 siswa telah dilantik setelah sebelumnya telah melewati proses seleksi dan dinyatakan lolos pada penerimaan yang diadakan beberapa waktu yang lalu.
“Para calon Bhayangkara siswa ini akan mengikuti pendidikan selama 7 bulan pada 17 November 2020 hingga 14 Juni 2021 mendatang,” terangnya. (*/Eko Purwono)
