Yogyapos.com (BANTUL) - Keceriaan tampak di wajah 3 guru Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Laborat Bantul. Maklum, bertepatan peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2020, mereka memeroleh penghargaan atas prestasinya di bidang kreatif dari Kanwil Kemenag DIY.
Ketiga guru penerima penghargaan itu masing-masing Widodo Lestari SPd (Juara 1 Guru Inspiratif), Fransisca Listiariny SPd (Juara 2 karya antologi pandemi) dan Eliana Trisnaning SSi (Juara 3 Media Pembelajaran).
Kepala MAN 4 Laborat Bantul, Drs Singgih Sampurno MA mengatakan, sejumlah prestasi dan penghargaan yang diraih oleh para guru dan siswa/siswi selama ini telah menyemangatkan dan memotivasi seluruh jajaran di sekolah yang dipimpinnya. Termasuk dalam memperingati HGN 2020.
“Sekalipun saat ini masih dalam situasi keprihatinan pandemi Covid-19, namun kami tetap semangat untuk memperingati HGN 2020. Ini berkat termotivasi oleh prestasi dan penghargaan yang telah diraih oleh sejumlah guru maupun murid dalam berkarya,” kata Kamad didampingi Humas Fransisca Listiariny SPd kepada yogyapos.com, usai upacara HGN di Madrasah ini, Rabu (25/11/2020).
Sedangkan para siwa yang bepresatasi dalam Ajang International Investans Award (IYIA) 2020 masing-masing Munarsih, Mila Nurul Hikmah, Nala Azizah Febriani dan Nur Azizah (memperoleh medali emas). Selanjutnya Muh Afzar, Naurwah Zauzanit Sarwa, Syahdina Nur Cahyana Fajrin dan Nasywa Meilani Azizah (mendapatkan medali perak). Andita Putri Canina P, Yasinta Islamaya dan Fadlilah Faza S (meraih medali perunggu).
Fransisca menuturkan, para siswanya mayoritas dari keluarga yang tergolong tingkat ekonominya kurang mampu. Kendalanya masih sering memanfaatkan masa stay at home, yang masih minim perangkat.
Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dalam situasi pandemi Covid-19 terpaksa menekankan dengan mempergunakan group WhassApp (WA) yang dibuat berdasarkan per kelas.
“Meski dalam kondisi seperti itu, tapi semua kendala tugas akan menjadi ringan karena saya bermoto semoga ilmu saya bermanfaat, barokah, menjadi amal jariyah, pembimbing dan pendamping bagi guru dan siswa,” kata guru penerima penghargaan atas antologi berisi 28 puisi yang dicipta selama masa pandemi Covid-19. Antologi tersebut terdiri dari beragam tema.
Diantaranya tentang peran perempuan dalam keluarga di era revolusi industri 4.0. (Supardi)
