4 Perpusdes di Bantul Terima Hibah Buku dan Komputer

share on:
Pengelola Perpusda saat menerima bantuan || YP/Mufti

Yogyapos.com (BANTUL) - Empat perpustakaan desa (perpusdes) di Bantul menerima hibah buku dan komputer dari Perpustakaan Nasional (perpusnas). Keempat perpustakaan adalah Perpusdes Bangunjiwo Kasihan, Potorono Banguntapan, Argosari Sedayu, Mulyodadi Bambanglipuro. Hibah diperoleh melalui Program Transformasi Layanan Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial yang diluncurkan Perpusnas tahun 2019. Sebuah program prioritas nasional pemerintah pusat dalam rangka pengembangan literasi di Indonesia.

Kabid Perpustakaan, Dinas Perpustakaan dan  Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Bantul, Bambang Agus Subekti SKM MPH saat ditemui yogyapos.com di ruang kerjanya, Jumat (4/10/2019) menjelaskan, penerima hibah merupakan empat perpusdes yang disetujui Perpusnas dari lima usulan Dispusip di awal tahun.

“Setiap perpusdes menerima 4 unit komputer dan buku masing-masing 500 judul 1000 eksemplar beserta raknya,” terang Bambang.

Lebih lanjut dikatakan, layanan perpustakaan terus mengalami perkembangan. Hal itu ditandai dengan digunakannya komputer dalam pelayanan kepada masyarakat. Adanya hibah komputer sangat membantu perpusdes menerapkan layanan perpustakaan berbasis teknologi informasi (TI).

“Kami lakukan monitoring sekalian pembinaan pada semua perpusdes penerima hibah. Ke depannya akan kami arahkan memenuhi standar nasional perpustakaan hingga terakreditasi,” imbuhnya.

Kasi Pembinaan Perpustakaan, Wisnugroho menambahkan, setiap tahun seksi yang dipimpinnya memprogramkan pembinaandan pendampingan rutin. Dia mengingatkan pula agar lurah desa mengalokasikan anggaran untuk perpusdes. Buku maupun  komputer hendaknya dimanfaatkan sesuai  peruntukannya seperti tertera didokumen hibah.

Wisnu berharap perpusdes yang memperoleh bantuan buku dan komputer dapat lebih aktif lagi. Pengelola perpusdes bisa mengolah kemudian melayankan koleksinya secara otomasi. Selain itu memberikan akses informasi melalui internet, juga membuat pelatihan berbasis komputer bagi masyarakat.

"Kami selalu mengajak pustakawan sewaktu melaksanakan pendampingan supaya mendorong penggunaan TI di perpusdes," jelas Wisnu.

Sedangkan pengelola Perpusdes Argosari Sedayu, Triyanto, ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa komputer, buku beserta rak dari Perpusnas memang telah ia terima beberapa waktu lalu. Jumlah bantuan sesuai informasi awal dari Perpusnas dan sudah dilaporkannya pada lurah desa.

Pemerintah Desa Argosari, lanjut Triyanto, siap mendukung perpusdes dengan anggaran desa guna menambah koleksi, pengelolaan, maupun kegiatan-kegiatan perpustakaan. Rencananya layanan perpustakaan berbasis TI di Argosari akan resmi diluncurkan 28 Oktober besok bersamaan kegiatan senam massal.

"Komputernya pertama kali kami pergunakan untuk pelatihan videografi buat para pemuda,” ujar Triyanto  mengakhiri. (Muf)


share on: