Yogyapos.com (SLEMAN) - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sleman terus berkomitmen mengembangkan inovasi standar pelayanan publik yang berkualitas, demi menjawab dinamika kebutuhan masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Dishub Sleman, Heri Kuntadi di sela kegiatan Forum Konsultasi Publik Penyusunan Standar Pelayanan (SP) Dishub Sleman di Aula Kantor Dishub, Jumat (24/7/2026).
BACA JUGA: Indonesia-Turki Sepakati Joint Action Plan: Wujudkan Pasar Kerja Inklusif
Selain diikuti jajaran Dishub, forum ini juga dihadir Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) DIY, Pusat Studi Transportasi dan Logistik (Pustral) UGM, Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Sleman, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sleman, Asosiasi Jip Wisata Lereng Merapi (AJWLM), Perwakilan Pengembang Pusat Kegiatan, Permukiman dan/atau Infrastruktur, Perwakilan Pengelola Parkir Kabupaten Sleman, Perwakilan Pengguna Layanan Bus Sekolah Si Bulan, dan Pemerintah Kalurahan Tridadi.
BACA JUGA: Integritas dan Meritokrasi Jadi Fondasi Budaya Baru Kementerian Haji dan Umrah
"Dari standar pelayanan yang kami sususun dan di-review (ditinjau) pada forum ini, diharapkan benar-benar dapat mengikuti dinamika kebutuhan masyarakat," ujar Heri.
BACA JUGA: Safari Jumat di Masjid Al Mukarom, Danang Salurkan Bantuan Rp 22.569.000
Heri menjelaskan, pihaknya telah menyusun sebanyak 9 standar pelayanan publik, terdapat 5 standar pelayanan yang ditinjau, meliputi standar pelayanan pengajuan andalalin, standar pelayanan bus sekolah Sistem Transportasi Bus Sekolah Layak Anak Sleman (Si Bulan), standar pelayanan pembayaran retribusi parkir, standar pelayanan rekomendasi izin penyelenggaraan fasilitas parkir, dan standar pelayanan pengujian kendaraan bermotor.
BACA JUGA: Silaturahmi dengan Sri Sultan HB X, Menteri LH Jumhur: Kita Harus Mengayomi Lingkungan
"Untuk standar pelayanan publik baru meliputi pelayanan surat rekomendasi plat kuning, permohonan informasi publik, pelayanan penerangan jalan umum serta pelayanan pemeriksaan jeep wisata," jelasnya.
Menurutnya, penyelenggara pelayanan publik yang prima diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan memberi dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.
BACA JUGA: Letkol Czi Bambang Setyo Triwibowo Jabat Kasiter Korem 072/Pmk
"Peningkatan mutu layanan ini mencakup transparansi prosedur, transformasi digital, serta pengawasan armada secara berkala, termasuk profesionalisme petugas dalam memberikan layanan yang responsif, ramah, dan berintegritas juga menjadi faktor penting dalam mewujudkan pelayanan prima," tuturnya.
BACA JUGA: Kolaborasi Universitas Amikom dan Kalurahan Condongcatur Perkuat Kompetensi Pendidik PAUD
Salah satu peserta, Juriyanto selaku Ketua DPC Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Sleman menyatakan, sebagai mitra pemerintah, pihaknya mendukung kebijakan Dishub Sleman dalam upaya memberikan pelayanan yang baik untuk masyarakat.
"Masukan kami, dibutuhkan penambahan armada transportasi gratis bagi pelajar yang menjangkau wilayah perdesaan. Intinya kami sangat mendukung yang sudah diagendakan Dishub Sleman, karena semua itu demi untuk masyarakat," ungkap Juriyanto. (Opo)
