Abdimas Prodi Kewirausahaan UWM Gairahkan Santri Jadi Enterpreneur

share on:
Dialog bersama santriwati

Yogyapos.com (SLEMAN) - Program Studi (Prodi) Kewirausahaan Universitas Widya Mataram (UWM) Yogyakarta dan Himpunan Mahasiswa Bisnis Kewirausahaan (Himabiwa) menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (Abdimas) dan Bakti Sosial, Senin (26/6/2023).

Abdimas bertajuk “Membangun Mindset Entrepreneur Pada Santri Yayasan Pondok Pesantren Modern Yatim dan Dhuafa(YPPMD) Madania” tersebut dipimpin Ketua Program Studi (Kaprodi) Kewirausahaan Bahri SE MM bersama Tim Dosen Ardhi Khairi SE MBA, Niken Permata Sari SE MSc dan Utami Tunjung Sari SE MSc.

Suyanta SAg MSi selaku Pendiri dan Ketua YPPMD Madania, dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada dosen dan mahasiswa Prodi Kewirausahaan telah berkenan melaksanakan pengabdian masyarakat di YPPMD Madania.

“Kami berharap, semoga kegiatan ini bermanfaat kepada kami semua kedepannya nanti kegiatan dapat dilaksanakan Kembali,” tambahnya.

Bahri mengungkapkan, kegiatan pengabdian masyarakat ini akan terus berkesinambungan dan bias terus menjalin kerjasama dan pendampingan terhadap kegiatan-kegiatan wirausaha para santri.

“Sangat penting untuk membangun mindset pada santripreneur, dimana santri harus memiliki skill dan mental pejuang untuk bias hidup mandiri. Santri harus berkarya dan produktif membangun perekonomian diri, keluarga dan negara,” katanya.

Ardhi Khairi selaku Dosen Digital Marketing menyampaikan pentingnya meningkatkan kemampuan digital marketing. “Santri harus bisa memanfaatkan media social Facebook, Youtube, Instagram, Twitter dan TikTok untuk berjualan. Media sosial lebih cepat dijangkau dan dapat mengurangi biaya iklan,” terangnya.

Niken Permata Sari mengatakan para santri harusbisa dan mau menciptakan produk sesuai selera konsumen milenial. “Apapun produk dan bisnisnya, segmentasinya harus kaum milenial, maka ciptakanlah produk milenial-friendly. Selain itu, perhatikan produk harus aman dikonsumsi serta memiliki label halal,” tutur Niken.

Utami Tunjung Sari menyampaikan materi yang berkaitandengan Leadership Skill. “Pemimpin harus bisa menjalin komunikasi yang baik dengan karyawan ataupun pelanggan, mampu mengambil keputusan, mampu mengelola manajemen serta mampu mencari solusi atas permasalahan yang dihadapi,” tutupnya. (*)

 

 


share on: