ANNIVERSARY KRAJAN 12 : Momentum Penguatan Paseduluran dan Profesionalitas Kicaumania

share on:
Mr Bay (kanan) profesional dalam penyelenggaraan lomba | YP/Ismet

Yogyapos.com (SLEMAN) – Yogyakarta kini kian menjadi barometer kicaumania seiring maraknya gantangan lomba burung berkicau yang berjumlah belasan dan dikerjakan oleh sejumlah EO. Satu di antaranya, Gantangan Krajan, di Dusun Krajan, Sidoluruh, Godean, Sleman.

Gantangan Krajan kini memasuki usia 12 tahun. Keberadaannya tak lepas dari tangan dingin Bayu Saputra alias Mr Bay yang pada awalnya memang murni penghobi burung berkicau. Dari kesukaannya itulah ia terinsiprasi mendirikan gantangan. Alhasil, sambutan para kicaumania lumayan baik.

Membuka berbagai kelas, rutin dua kali seminggu. Peserta rata-rata tembus lebih dari 300 gacoan saat latber. Sedangkan Latpres bisa tembus 800 peserta. “Alhamdulillah, sampai sekarang masih disukai kicaumania,” ujar Mr Bay, Jumat (1/2/2019) petang.

Meski dijujuk oleh banyak pserta, tapi para awak Gantangan Krajan tetap rendah hati. Tiada puas berpangku tangan, melainkan selalu membangun paseduluran kicaumania dari waktu ke waktu. Tak jarang pula para personelnya terlibat langsung nyengkuyung kegiatan lomba yang diadakan oleh sesama EO, serta sering ikut juga sebagai peserta atau pemain.

Walau berada di perkampungan yang padat penghuni, tapi warga sekitar sangat mendukung. Tak terkecuali para perangkan desanya. Karena kegiatan tersebut dinilai sangat positif, dan belakangan menjadi ikon kampung. Asalkan kita klik kata kunci ‘krajan’ di googel, niscaya akan muncul keberadaan gantangan Krajan.

Kini di usianya yang ke 12, Gantangan ini akan menyelenggarakan event lomba burung, Minggu (10/2/2019), dengan hadiah yang lumayan prestise uang tunai, piagam dan trophy. Diharapkan gelaran bertajuk ‘Anniversary Krajan 12’ ini bisa tembus  seribu peserta.


Simak brosur lomba

Harapan itu agaknya bakal terwujud, jika melihat pengalaman setahun lalu saat ulang tahun ke-11. Pesertanya bukan hanya dari Yogyakarta saja, tetapi juga dari luar kota . “Sudah banyak yang pesan tiket. Tapi kami tetap menyebarkan informasi setiap saat, menjaga kemungkinan ada pemain-pemain baru yang belum memperoleh info,” ujar Mr Bay.

Antisipasi demikian lumrah. Sebab hampir setiap pekan muncul kicaumania anyar yang menggantangkan gacoannya di event latber.  “Ini sekalgis jadi momentum penguatan paseduluran dan profesionalitas kicaumania, juga kami selaku EO lomba burung,” pungkasnya. (Met/Sabda Novanto)

 

 

 


share on: