Yogyapos.com (YOGYA) - Asosiasi Tenaga Perpustakaan Sekolah Seluruh Indonesia (ATPUSI) Kota Yogyakarta mengajak para pustakawan bersama masyarakat, bersatu dan bergerak melawan Covid-19. Pandemi melanda Indonesia telah memberikan dampak nyata di berbagai sektor kehidupan, terutama sektor kesehatan dan ekonomi.
Pelayanan kesehatan mengalami kendala cukup berarti mengingat terbatasnya perlengkapan yang digunakan oleh tenaga medis maupun tenaga kesehatan lainnya. Mereka sangat rentan terpapar virus Corona. Sampai sekarang belum dapat diprediksi kapan berakhirnya, bahkan sejumlah tenaga medis berguguran disebabkan wabah Covid-19.
Ketua ATPUSI Kota Yogyakarta, Nur Arofah SIP, saat dikonfirmasi yogyapos.com, Selasa (21/4/2020), menuturkan setelah melihat kenyataan sesungguhnya, dirinya bersama rekan-rekan seprofesi tergerak memenuhi panggilan hati untuk turut membantu. Khususnya bagi mereka yang terdampak di sektor kesehatan. Karena itu, melalui ATPUSI Kota Yogyakarta pihaknya mengelar aksi penggalangan dana pustakawan.
“Kegiatan sudah dibuka sejak 15 April lalu dan akan ditutup 2 Mei 2020 mendatang. Awalnya kami menerima donasi hanya dari kalangan pustakawan, namun jika ada masyarakat umum bersedia bergabung atau partisipasi dalam gerakan ini, tentu dengan senang hati kami terima. Pustakawan bergerak bersama masyarakat memerangi Covid-19,” ujarnya.
Pustakawan SMP Negeri 5 Yogyakarta ini memaparkan, aksi penggalangan dana yang merupakan program ATPUSI Kota Yogyakarta memperoleh tanggapan serta dukungan positif dari para pustakawan di DIY. Bahkan tidak hanya partisipasi pustakawannya saja, namun ada juga kepala sekolah, guru, dan karyawan ikut menyumbangkan sebagian dananya.
Dia menyatakan, saat ini donasi yang diterima melalui ATPUSI Kota Yogyakarta terbatas berupa dana. Hal ini terkait imbauan pemerintah agar menjaga jarak dan menghindari kerumunan, menjadikan pihaknya tidak mungkin membuka posko donasi berupa barang.
“Rencananya donasi kami salurkan melalui Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta. Donasi akan diberikan terutama bagi tenaga medis terdampak. Dinas Kesehatan nanti yang mengondisikan bantuan dari kami sesuai dengan kebutuhan,” jelas Arofah, Ketua ATPUSI Kota Yogyakarta periode 2019-2023.
Beberapa saat lalu telah masuk pula partisipasi dari Perpustakaan Kota Yogyakarta. Menurutnya, langkah tersebut merupakan satu bentuk dukungan dari kelembagaan perpustakaan, ini patut dihargai. Sementara data partisipasi masuk sejauh ini sudah mencapai 60 orang. Dirinya belum bisa memprediksi berapa nantinya total jumlah donasi bakal terkumpul setelah penggalangan dana ditutup.
“Saya berharap, semakin banyak pihak mau berbagi rezeki pada sesama maka akan makin ringan beban mereka yang terdampak. Semoga pandemi ini segera berlalu sehingga aktivitas dapat berjalan seperti semula. Mari kita bersatu, bergerak bersama-sama,” katanya mengajak seluruh lapisan masyarakat.
Masyarakat yang akan menyumbangkan sebagian dananya melalui ATPUSI Kota Yogyakarta dipersilahkan menghubungi kontak person: Nur Arofah (087838939228), Eko Ali (0895391312938). Donasi bisa disalurkan melalui transfer Bank BRI no rek 6642-01-016276-53-0 atas nama Nur Arofah, atau Gopay/Ovo (0895391312938) atas nama Eko Ali. (Muf)
