Yogyapos.com (BANTUL) - Camat Banguntapan, Fauzan semakin aktif memerintahkan jajarannya melakukan pencegahan penyerabaran Covid-19 diantaranya melalui penyemprotan disinfektan. Ini dilakukan menyusul penetapan status ‘Zona Merah’ di wilayahnya.
"Banguntapan yang menjadi zona merah meliputi Desa Singosaren, Tamanan, Baturetno dan Jambidan," ungkap Camat Banguntapan Fauzan, di sela-sela penyemprotan disenfiktan yang juga dihadiri Wakil Bupati Bantul , Abdul Halim Muslih, di Dusun Prangwedanan Potorono, Selasa (6/5/2020) sore.
Menurutnya, dikategorikan zona merah, karena jumlah penderita Corona hingga petang hari ini, mencapai 8 orang. Bahkan diperkirakan akan bertambah lagi. Maka diperlukan antisipasi yang lebih cermat.
Sementara itu, Lurah Desa Potorono, Prawata, dalam kesempatan sama, mengatakan yang diupayakan oleh Gugus Pencegahan Covid Desa Potoron banyak hal. Satu diantaranya menyediakan tempat-tempat isolasi bagi pendatang (pemudik), dan kini tempat isolasi tersebut tengah ada satu orang penghuninya. Sedangkan, anggota DPRD Bantul dari Fraksi Kebangkitan Bangsa, Mahmudin, menyatakan kegiatan kali ini pihaknya bersama dengan Ketua DPC PKB yang juga menjabat sebagai Wabub Bantul Abdul Halim Muslih. Kegiatannya melakukan bakti sosial yang juga melibatkan para petugas penyemprot dari Sar DIY.
"Pada kesempatan kali ini juga melakukan anjang sana ke seorang warga yang mengalami kecelakaan kerja yaitu Adik Dwi Purwanto (42) Warga Prangwedanan Potorono", kata Mahmudin.
Mahmudin menambahkan, menurut informasi bahwa Adik mengalami kecelakan tersengat listrik saat bekerja di Jalan Yogya-Samas km 26 Sanden Bantul pada Senin (13/1/2020) siang. Ia diamputasi kedua kakinya karena sudah tidak ada aliran darah di kakinya akibat tersengat aliran listrik dari kawat yang putus dan menimpanya.
“Pak Halim dan saya merasa prihatin dan kasihan kepada orang tersebut, maka kami sekalian melakukan kunjungan dan memberikan bantuan berupa paket sembako dan sejumlah uang,” ujarnya. (Supardi)
