Banser Sleman Kemah Bhakti di Cangkringan

share on:
Apel kemah bhakti Banser Sleman, Sabtu (29/10/2022) || YP-Ist

Yogyapos.com (SLEMAN) - Memperingati Hari Sumpah Pemuda Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kabupaten Sleman menggelar Kemah Bhakti, di Bumi Perkemahan Gondang 2 Cangkringan Sleman, Sabtu-Minggu (29-30/10/2022). Kegiatan ini melibatkan seluruh perwakilan anggota Banser dari semua Kapanewon wilayah Kabupaten Sleman.

Ketua Panitia Kemah Bhakti, Wahyu Ari Wibowo mengungkapkan pembukaan kemah diawali dengan apel, selanjutnya diisi Amaliah serta kegiatan lapangan. Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan kemah merupakan bukti solidaritas anggota Banser yang merupakan kader inti Nahdiatul Ulama.

“Hari pertama dimulai dengan apel sebagai pembuka kegiatan, di malam harinya diadakan mujahadah dan kegiatan ini bersamaan dengan api unggun.Kemudian dilanjutkan dengan materi keorganisasian serta kegiatan dilapangan pada hari minggunya,” kata Wahyu.

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-sinergitas-banser-srandakan-dan-tmmd-bangun-jalan-di-poncosari-2787

Sementara itu Ketua Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kabupaten Sleman, Dr Arianto Nugroho mengatakan kegiatan kemah bhakti dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda dan kegiatan ini diikuti oleh 100 personel anggota Banser perwakilan dari masing-masing rayon Kabupaten Sleman, kegiatan ini bertujuan menjaga semangat kepemudaan.

“Kami terpaksa membatasi jumlah peserta dikarenakan keterbatasan dari sarana prasarana  serta tempat, namun semangat kami tidak berkurang sedikitpun,” ungkapnya.

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-ulil-arkham-regenerasi-suatu-keniscayaan-untuk-besarkan-banser-1612

Arianto lebih lanjut menyampaikan, kegiatan kemah juga dimaksudkan sebagai sarana untuk menumbuhkan semangat sumpah pemuda kepada para anggota agar semakin tertanam semangat kebhinekaan dan nasionalisme.

Disamping itu kegiatan tersebut bertujuan agar para kader mengingat perjuangan pemuda pada masa penjajahan kemudian melanjutkan semangat perjuangan dimasa kini terlebih menjaga semangat persatuan dan kesatuan bangsa.

“Salah satu motor utama  yang membentuk negara ini adalah para pemuda, yang diawali pada 28 Oktober 1928 terus bergerak pada tahun 1945. Kemudian para pemuda dapat meproklamasikan kemerdekaan Indonesia, untuk itu kami (Ansor dan Banser) ingin sekali menjadi bagian dari orang yang menjaga semangat sumpah pemuda tersebut, menjaga semangat nasionalisme, humanisme serta terus menjaga persatuan dan kesatuan,” tandas Arianto. (Agn)

 


share on: