BEM UJB Lakukan Pendampingan PHP2D di Pasar Tani Tegal LoeGood

share on:
Ananta selaku Kepala Bidang Kemitraan dan Kerjasama Pokdarwis Tegal LoeGood (Tshirt putih) didampingi Ketua Pokdarwis Sutrisno menuju lokasi susur tepi sungai || YP-Eko PurwonoSutrisno

Yogyapos.com (SLEMAN) - Universitas Janabadra (UJB) Yogyakarta melaksanakan Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D) yang digulirkan Kemendikbud, di wilayah Kapanewon Turi, Kabupaten Sleman.

Kali ini melalui Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UJB melakukan pendampingan pengelolaan Pasar Tani Tegal LoeGood yang lokasinya berada di kawasan Padukuhan Sukorejo, Kalurahan Girikerto. Kegiatan digelar pada Juli hingga November 2020.

Menurut Ketua BEM UJB, Ach Mobarok mengatakan pihaknya berkontribusi kepada masyarakat desa agar terbangun desa binaan yang aktif, mandiri, berwirausaha, dan sejahtera, bentuk riil yang diberikan yakni melakukan pendampingan pengelolaan Pasar Tani Tegal LoeGood.

“Disini kami mengembangkan dari sisi sosial media, dengan membuatkan website, Instagram, facebook, YouTube. Kami berupaya agar pengembangan desa wisata ini makin menarik wisatawan, disini kita buat spot-spot foto dan penambahan sarana pendukung, juga pelatihan pengunaan website,” terang Mubarok, Minggu (1/11/2020) saat ditemui yogyapos.com di lokasi wisata itu.

Dia berharap pendamping an yang dilakukan dapat berdampak positif bagi pengembangan obyek wisata ini dan masyarakat pada umumnya. “Kegiatan kita akan berakhir pada 26 November, semoga desa wisata ini semakin berkembang dan makin dikenal,” ungkapnya.

Ananta selaku Kepala Bidang Kemitraan dan Kerjasama Pokdarwis Tegal LoeGood mengaku dengan adanya kegiatan  PHP2D melalui pendampingan dari UJB semakin meningkatkan cara pengelolaan obyek wisata Tegal LoeGood.

“Melalui pendampingan ini semoga konsep wisata pedesaan yang disinergikan dengan industri pariwisata benar-benar terwujud. Sehingga kita dapat  mengoptimalkan promosi  melalui sosmed, dan mohon doa restunya kita akan mengembangkan wahana wisata baru baru berupa susur tepi sungai sejauh 2 km,” terangnya. (Eko Purwono)

 

 

 

 


share on: