Bersama Unsur Kelembagaan, Lurah Kalitirto Siap Kembangkan Potensi Sejarah

share on:
Musyawarah kelembagaan Kalurahan Kalitirto yang digelar di aula setempat, Jumat (25/7/2025) malam || YP-Ist

Yogyapos.com (SLEMAN) - Potensi yang dimiliki Kalurahan Kalitirto Berbah Sleman lebih dari cukup untuk menopang kemandirian. Hanya perlu duduk bersama, lapang dada dan kerja bersama agar momentum tak lewat begitu saja. 

Demikian kesimpulan musyawarah kelembagaan Kalurahan Kalitirto yang digelar di aula setempat, Jumat (25/7/2025) malam. Acara bertajuk Penguatan Kelembagaan Pokdarwis dan Rintisan Kalurahan Budaya ini dihadiri semua unsur kelembagaan. Bertindak sebagai narasumber Wahjudi Djaja SS MPd dari Pokja Ketahanan Ekonomi Badan Kesbangpol DIY.

BACA JUGA: Jamasan 'Kiai Haknyo Murni' Disaksikan Puluhan Wisatawan Korea

"Kami sudah mengadakan studi banding ke beberapa daerah, berkomunikasi dengan berbagai kalangan. Kesimpulannya, potensi kita tidak kalah, bahkan jauh lebih lengkap dan bagus dibanding yang mereka miliki. Kini tinggal kita, mau dan berani tidak mengambil momentum yang ada di depan mata kita,” tandas Lurah Arihadi.

Rumah jejak Kolonial Belanda di Berbah || YP-Ist

Acara tersebut merupakan tindak lanjut Rakor Tata Kelola Kolaborasi Ketahanan Ekonomi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kebangpol) DIY yang digelar Rabu (16/7/2025).

BACA JUGA: Refleksi Hari Anak Nasional: Ironi Digital, dari Lapangan ke Layar

Dalam paparannya Wahjudi Djaja menjelaskan tata kelola kolaborasi yang bisa dilakukan jajaran kelembagaan Kalurahan Kalitirto agar optimalisasi potensi bisa berdampak bagi pemerintah dan rakyat Kalitirto.

"Visi harus kuat, program harus menukik dan itu semua perlu ditopang oleh kelembagaan yang legal dan operasional. Bumkal bisa dijadikan lokomotif yang mendinamisasi lembaga lain dalam program kolaborasi. Jangan takut melangkah. Segera lengkapi kepengurusan Bumkal, bentuk pengelola kalurahan budaya, desa wisata, desa preneur dan desa prima. Eman energi dan potensinya bila kita tidak total dan sungguh-sungguh membangun Kalitirto,” jelas Dosen STIEPAR API Yogyakarta ini.

BACA JUGA: Kejati DIY Sita 34 Dokumen dari Kantor Kominfo Sleman, Usut Dugaan Korupsi

Hadir dalam acara antara lain lembaga BPKal, pamong kalurahan (Kamituwo dan Ulu-ulu), Bumkal, Forkom UMKM, pengelola desa wisata, calon pengelola rintisan kalurahan budaya, para kepala dukuh, dan tokoh masyarakat Kalitirto. (Iud)

 


share on: