BPNB: Inventarisasi Tradisi Sebagai Inti Pendidikan Karakter

share on:

Yogyapos.com (SLEMAN) - Inventarisasi seni budaya berbasis masyarakat harus digerakkan untuk menyelamatkan kearifan lokal yang bertebaran di perdesaan. Tanpa adanya kesadaran akan pentingnya kearifan lokal seperti upacara, tradisi lisan, adat istiadat, maka pelestarian dan pengembangan kebudayaan nasional mengalami kendala.

Demikian disampaikan Kepala Balai Pelestarian Seni Budaya (BPNB) Dra Dwi Ratna Nurhajarini MHum saat membuka pemutaran film keliling di halaman Balai Desa Tambakrejo Tempel Sleman, Sabtu (30/11/2019).

Ratna menyatakan, pihaknya tak henti mengajak masyarakat untuk bersinergi dalam upaya menyelamatkan dan melestarikan kekayaan khazanah budaya yang ada di masyarakat.

Sebab sesuai amanat UU Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan dijelaskan bahwa pemajuan kebudayaan adalah upaya meningkatkan ketahanan budaya dan kontribusi budaya Indonesia di tengah peradaban dunia melalui pelindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan pembinaan kebudayaan. "Ada sepuluh objek yang bisa kita kerjakan, yakni tradisi lisan, manuskrip, adat istiadat, ritus, pengetahuan tradisional, teknologi tradisional, seni, bahasa, permainan rakyat dan olahraga tradisional," tandasnya.

Pada bagian lain, disampaikan bahwa sudah ada 30 karya budaya DIY yang menjadi karya budaya nasional. "Warisan budaya yang membanggakan kita semua. Karena setelah ditetapkan, menjadi aset bangsa dan kebanggaan nasional. Ini menjadi tanggung jawab kita untuk melestarikan dan mengembangkannya," akunya bangga.

Mengutip pesan Dirjen Kebudayaan Hilmar Farid, Ratna menegaskan karya budaya merupakan investasi yang harus dikelola dengan baik untuk mendatangkan kesejahteraan.

Meskipun kondisi hujan, masyarakat Tambakrejo memenuhi balai desa menonton film "Nyai" sampai jelang tengah malam. Pemutaran film ini merupakan kerjasama BPNB dengan Karang Taruna Tambakrejo sebagai bagian pendidikan karakter bangsa. Kepala BPNB pada kesempatan itu menyerahkan kenang-kenangan dan dorprize kepada warga masyarakat.(Iud)

 

 


share on: