Bulan Dana PMI Yogya Didukung Berbagai Lapisan Masyarakat

share on:
Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi ketika menutup bulan dana tahun 2018 di Ruang Bima Kompleks Balaikota Yogyakarta | YP/Afn

Yogyapos.com (YOGYA) - Penggalangan dana melalui bulan dana Palang Merah Indonesia (PMI) akan terus mendapat dukungan masyarakat. Panitia Bulan Dana PMI yang didukung oleh berbagai lapisan masyarakat merupakan hal positif yang patut dilanjutkan dan ditingkatkan di tahun-tahun mendatang.

Hal itu disampaikan Wakil Walikota Yogyakarta Drs Heroe Poerwadi MA dalam penutupan bulan dana tahun 2018, Selasa (22/1/2019), di Ruang Bima Kompleks Balaikota Yogyakarta.

Bulan dana Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Yogyakarta berhasil menggalang dana sebesar Rp 376.825.218 dalam tahun 2018. Penggalangan dana kemanusiaan ini dilakukan lewat kupon Bulan Dana PMI Kota Yogyakarta tahun 2018 dengan besaran kelompok pelajar Sekolah Dasar (nonKMS) sebesar Rp. 1.000,- pelajar SMP dan SMA/SMK (nonKMS) sebesar Rp 2.000 dan kelompok masyarakat umum sebesar Rp 2.000.

Selain itu, kelompok Pegawai Negeri Sipil (PNS) golongan I (Rp 3.000), golongan II (Rp 4.000), golongan III (Rp 6.000) dan golongan IV (Rp 10.000).

Heroe sangat optimis dan menyambut baik hasil tersebut, karena merupakan buah dari kerja keras semua pihak. Peran PMI semakin dibutuhkan mengingat bertambahnya jumlah penduduk. Migrasi penduduk antara pedesaan dan perkotaan antarwilayah juga menjadi faktor yang mendorong agar PMI lebih aktif. Keaktifan PMI dan keluasan cakupan ruang geraknya Walikota tentu saja membutuhkan dukungan dan bantuan sosial dari segenap anggota masyarakat.

Bulan dana PMI Kota Yogyakarta yang mendapat dukungan dari PMI Daerah Istimewa Yogyakarta dapat semakin berperan aktif dalam setiap kegiatan kemanusiaan, kesehatan, tanggap bencana, dan kegiatan-kegiatan sosial lainnya.

Sementara Ketua Bulan Dana PMI Kota Yogyakarta Letnan Kolonel Inf Bram Pramudia, PMI memiliki peran besar terhadap masyarakat. PMI dibentuk dengan tujuan meringankan penderitaan sesama manusia apapun sebabnya. "Tanpa membedakan golongan, suku, bangsa, warna kulit, ideologi dan pandangan politik," tandas Bram Pramudia.

Diharapkan, pada bulan dana tahun 2019 ini, angkanya akan terus meningkat serta semakin banyak masyarakat yang turut berpartisipasi di dalamnya," kata Bram Pramudia.

Bulan Dana PMI Kota Yogyakarta tahun 2018 merupakan kurun waktu permintaan sumbangan sukarela dari masyarakat untuk membiayai tugas operasional PMI Kota Yogyakarta tahun 2019, yakni pertolongan pertama gawat darurat, transfusi darah, pelayanan ambulans, balai pengobatan, penanggulangan bencana, pemulihan hubungan keluarga, pembinaan generasi muda, pendidikan dan pelatihan serta pendampingan masyarakat


share on: