Yogyapos.com (JAKARTA) - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Tahun 2025. Dengan capaian tersebut, Kemnaker berhasil mempertahankan opini WTP selama empat tahun berturut-turut.
BACA JUGA: Kunjungi Papua Barat Daya, Menhaj: Saatnya Bangun Budaya Evaluasi Berkelanjutan
Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran dalam memastikan pengelolaan keuangan negara berjalan tertib, efektif, transparan, dan akuntabel. Menurutnya, opini WTP bukan sekadar pen ilaian administratif, melainkan bukti nyata komitmen Kemnaker dalam mengelola keuangan negara secara bertanggung jawab.
BACA JUGA: Modus Gandakan Uang, Pria di Bantul Tipu Korban Rp100 Juta dalam Bentuk Dolar AS
"Opini WTP bukan sekadar penghargaan administratif, tetapi menjadi perwujudan komitmen seluruh insan Kemnaker dalam mengelola keuangan negara secara bertanggung jawab," ujar Afriansyah.
BACA JUGA: Asgarda Siap Kolaborasi dengan Korem 072/Pmk Dorong PemanfaatanTeknologi dan Ketahanan Pangan
Afriansyah menyampaikan hal tersebut saat menghadiri penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Kementerian/Lembaga (LKKL) dan Pinjaman Hibah Luar Negeri (PHLN) Tahun 2025 yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Pemeriksaan Keuangan Negara III (Ditjen PKN III) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), di Jakarta, Kamis (16/7/2026).
BACA JUGA: Ribuan Santri Ikuti Ta'aruf Akbar, PPM MBS Yogyakarta Teguhkan Semangat Ilmu dan Akhlak
Afriansyah menegaskan, capaian tersebut tidak membuat Kemnaker berpuas diri. Sebaliknya, Kemnaker akan terus memperkuat tata kelola melalui pengetatan sistem pengendalian internal, percepatan tindak lanjut rekomendasi BPK, serta perbaikan administrasi barang milik negara di setiap unit kerja guna meningkatkan kualitas pengel olaan keuangan negara.
BACA JUGA: Panen Raya Serentak di Lanud Adisutjipto Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional
Ia berharap opini WTP yang kembali diraih dapat menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus menjaga integritas, meningkatkan profesionalisme, serta memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat.
BACA JUGA: Danrem Brigjen Yuniar Ikut Panen Raya Tebu Serentak
"Saya berharap perolehan opini WTP dapat menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus menjaga integritas, meningkatkan profesionalisme, dan memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat melalui pengelolaan anggaran yang efektif, efisien, dan akuntabel," tuturnya.
BACA JUGA: Kakek 75 Tahun Meninggal Usai Olahraga di Alun-alun Kidul, Diduga Serangan Jantung
Pada kesempatan yang sama, Anggota III Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Akhsanul Khaq meminta seluruh kementerian dan lembaga terus memperkuat transparansi guna memastikan pengelolaan keuangan negara berjalan tertib.
"Kementerian dan lembaga harus menjaga akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan keuangan negara," ujarnya.
BACA JUGA: Jelang Alih Komandan ke Kodam XXVI Mataram Kodim Terima Tim Verifikasi
Selain itu, Akhsanul menekankan pentingnya konsistensi kementerian dan lembaga dalam menindaklanjuti rekomendasi hasil pem eriksaan. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian penting dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin baik dan berkelanjutan.
BACA JUGA: Perayaan 10 Tahun Kolaborasi Budaya DIY dan Melbourne Symphony Orchestra Dihadiri Menkeu
"Tindak lanjut yang konsisten atas rekomendasi pemeriksaan adalah bagian krusial dari komitmen kita bersama dalam mewujudkan perbaikan tata kelola yang berkelanjutan," katanya. (*)
