Yogyapos.com (SLEMAN) - Badan Usaha Milik Kalurahan (BUMKal) adalah lembaga berbadan hukum yang didirikan untuk memperkuat perekonomian desa dan dibentuk berdasarkan kebutuhan dan potensi desa. Oleh karena itu BUMKal harus jeli dengan potensi desa yang dimiliki sekaligus berani mengambil peluang bisnis. Dengan begitu, keberadaan BUMKal bisa lebih dirasakan manfaatnya baik bagi pemerintah kalurahan maupun bagi warga.
Demikian benang merah rapat koordinasi antara pemerintah Kalurahan Sidomulyo, Godean, Sleman dengan pengurus BUMKal Sido Makmur, di Aula Kalurahan Sidomulyo, Rabu (21/12/2022).
Rakor diadakan dalam rangka sinkronisasi program usaha BUMKal Sido Makmur di tahun 2023. Rakor dihadiri perangkat Kalurahan Sido Makmur dan pengurus BUMKal Sido Makmur.
baca juga:
https://yogyapos.com/berita-kapolsek-godean-dukung-pengembangan-budaya-di-sidomulyo-8796
“Secara prinsip pemerintah Kalurahan Sidomulyo mendukung apa yang akan menjadi unit usaha BUMKal Sido Makmur. Apalagi usaha yang bisa meningkatkan pendapatan asli desa dan bermanfaat bagi masyarakat. Untuk itu, kami minta segenap pengurus harus yakin dan percaya diri dalam melangkah,” tandas Lurah Sidomulyo, Rustho Busono.
Beberapa program usaha yang pernah dijalankan, lanjutnya, perlu dievaluasi agar ke depan bisa lebih menguntungkan. “Banyak aset dan potensi yang kita miliki, eman kalau tidak kita kelola dan berdayakan,” paparnya.
Sementara itu Direktur BUMKal Sido Makmur, Haryana, menyampaikan pihaknya sudah mencoba melakukan penjajakan dengan berbagai pihak untuk bersinergi dan bekerja sama mengembangkan usaha.
“Kami mohon suport dan dukungan agar program usaha ini nanti menjadi keputusan bersama. Selaku Direktur BUMKal, kami jelas bertanggung jawan, tetapi selagi ada dukungan dari pemerintah Kalurahan Sidomulyo, akan lebih mudah dalam kita menjalankan,” jelasnya.
Sementara itu Wahjudi Djaja dari Badan Promosi Pariwisata Sleman (BPPS) mengingatkan pentingnya BUMKal Sido Makmur agar berani menangkap peluang bisnis.
simak juga:
https://www.yogyapos.com/berita-dua-dusun-di-sidomulyo-jadi-target-proyek-pamsimas--4617
“Masyarakat secara rutin harus mengalokasikan anggaran rumah tangganya untuk belanja kuota internet. Dari 86 kalurahan di Sleman, belum satu pun yang berani mengambil bisnis itu sebagai bidang usaha BUMKal. Padahal kalau dikalkulasi, dana yang terserap sangat besar. Ini contoh unit usaha yang bisa diambil BUMKal Sido Makmur yang bisa memberi masukan kepada PADes,” jelasnya.
baca juga:
https://yogyapos.com/berita-kadispar-sleman-arahkan-pengentasan-kemiskinan-melalui-desa-wisata-8680
Sedangkan Direktur Lintas Data Prima (LDP) Wahyu Jatmiko selaku narasumber menyampaikan terbukanya peluang kerjasama antara BUMKal Sido Makmur dengan pihaknya.
“Secara legal kami bisa saja menggelar usaha jaringan internet di Sidomulyo. Tetapi alangkah baiknya jika ini dilakukan dengan kerja sama dan kolaborasi untuk sama-sama memberikan manfaat dan keuntungan. Kami terbuka dan berkomitmen untuk itu,” paparnya. (Iud)
