Bupati Bantul Gelar Rapat Komprehensif Antisipasi Bencana

share on:

Yogyapos.com (BANTUL) - Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bantul, pamong Kalurahan dan relawan harus sinergis mewaspadai dan menangani dampak bencana. Kewaspadaan ini dilakukan karena cuaca ekstrem akan terjadi sejak pertengahan Oktober 2022 hingga Februari 2023.

BACA JUGA: https://www.yogyapos.com/berita-uad-yogyakarta-peduli-korban-banjir-400

“Berdasarkan perkiraan cuaca dari Badan Metoerologi dan Geofisika seperti itu. Bantul adalah wilayah rawan bencana banjir, tanah longsor, gempa bumi dan angin puting beliung. Sehingga diharapkan semua pihak harus waspada mengantisipasi dan siap menangani dampaknya,” imbau Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih dalam rapat komprehensif kesiapsiagaan bencana, di Komplek Parasamya Bantul, Jumat (14/10/2022).

 BACA JUGA: https://www.yogyapos.com/berita-banjir-di-semarang-polda-diy-ikut-siapkan-dapur-lapangan-3558

OPD yang terutama mempunyai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) terkait dengan kebencanaan yaitu BPBD, Dimas Kebakaran dan Dinas Sosial harus menyiapkan segala sesuatu untuk menanganinya bila terjadi bencana. Diantaranya ketersediaan perahu karet dan berbagai peralatan untuk evakuasi.

OPD lainnya seperti Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit juga harus benar benar siap untuk melakukan penananganan bencana sesuai dengan tugasnya. Para relawan dari berbagai unsur juga siap untuk membantunya.

BACA JUGA: https://www.yogyapos.com/berita-pernah-ambruk-diterjang-banjir-jembatan-pelajar-di-imogiri-berfungsi--kembali-1595

Para panewu dan terutama lurah dan dukuh juga harus benar-benar lakukan sosialisasi kepada warganya agar selalu waspada. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) juga harus memangkas pohon-pohon di tepian jalan yang sekiranya dapat membahayakan.

“Meski kita sudah berpengalaman dan Bantul merupakan wilayah rawan bencana, namun harus terus berupaya agar bencana jangan sampai menelan korban jiwa dan kerugian meterialnya juga diminimalisir secara serius,” tambah Halim.

BACA JUGA: https://www.yogyapos.com/berita-petani-ikan-sanden-butuh-perhatian-jika-terdampak-banjir-3090

Wilayah Bantul yang rawan longsor meliputi Kapanewon Piyungan, Dlingo, Imogiri dan Pajangan. Yang rawan Banjir Kapanewon Kretek, Imogiri, Sanden dan Srandakan. Sedangkan yang rawan gempa dan puting beliuang hampir semua, di 17 Kapanewon.

Rapat komprehensif menghadirkan narasumber dari Badan Meteorologi dan Geofisika dan Basarnas DIY serta BPBD Bantul. Kegiatan ini sebagai tindak lanjut Instruksi Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X yang isinya agar semua Kota dan Kabupaten di DIY waspada bencana alam. (Spd)

 


share on: