Yogyapos.com (SLEMAN) - Pusat Gudang dan Dokomen terpadu Suara Muhammadiyah di wilayah Ambarketawang Gamping, Sleman, diresmikan oleh Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo bersama Ketua Umum Muhammadiyah Prof Haedar Nashir, Minggu (20/2). Peresmian tersebut dilakukan secara daring, dilanjutkan dengan penandatangan prastasi sekaligus pemotongan pita oleh Kustini Sri Purnomo.
Ketua Muhammadiyah Headar Nashir menyampaikan, peresmian Pusat Gudang dan Dokomen Terpadu Suara Muhammadiyah salah satu ujud jalan dakwa. “Suara Muhammadiyah sebagai salah satu amal usaha Persyarikatan Muhammadiyah harus mampu berkomtribusi untuk kesejahteraan umat dan nasyarakat,” tuturnya.
Sementara itu Bupati Kustini mengatakan, dengan diresmikannya tempat tersebut dapat mendokumentasikan produk Muhammadiyah agar tidak hilang dimakan zaman.
Menurutnya, dokomen Muhammadiyah baik berbentuk arsip atau bentuk lain yang berassl dari media massa majalah Suara Muhammadiyah menjadi hal yang penting. Sehingga dapat dijadikan rujukan bagi organisasi bahkan bagi seluruh masyarakat yang membutuhkan informasi dan rekam jejak dimasa sebelumya. Terlebih Suara Muhammadiyah memegang peran penting dalam perjuangan pergerakan nasional.
Suara Muhammadiyah tidak hanya menjadi media dawah yang menyuarakan tentang agama Islam. Lebih dari itu Suara Muhammadiyah mengusung misi meneguhkan dan mencerahkan.
“Setiap naskah yang diterbitkan di Suara Muhammadiyah merupakan hasil pemikiran yang mejadi rekaman setiap kebijakan. Oleh karena itu penting disediakan media menyimpan arsip yang aman,” ungkap Kustini.
Disamping itu, tandasnya, Suara Muhammadiyah diharapkan mampu berperan sektor lain terurama ekonomi. Dengan adanya Bulog-Mu mampu mendongkrak perekonomian masyarakat Sleman, terutama UMKM yang ada. (*/Agn)
