Bupati Suharsono Berkunjung ke GKJ, Ajak Sosialisasi Hindari Kerumunan Massa

share on:
Bupati Suharsono bersama pengurus GKJ Jodhok, Pandak, Bantul || YP/Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Bupati Bantul Drs H Suharsono mengajak siapa pun untuk menggalakkan ajak menghindari kerumunan massa. Hal ini dilakukan untuk menangkal persebaran virus Corona (Covid-19).

"Saya mengharapkan agar masyarakat tidak melakukan aktivitas kerumunan massa. Ini untuk mengupayakan agar Covid-19 tidak meluas. Mari kita sosialisasikan sampai ke pedusunan untuk tidak melakukan kerumunan massa,” ajak Bupati saat kunjungan peduli Corona dan berbincang dengan manajemen Gereja Kristen Jawa (GKJ) Jodhog Pandak Bantul, Sabtu (10/4/2020).

Bupati juga menyatakan, sangat membutuhkan bantuan para pemuka agama dan tokoh masyarakar agar anjurannya tersebut bisa ditaati oleh warga.      

Sementara itu, Ketua RT 05 Karangasem Jodhog, Suharto mengatakan, pihaknya hingga kini masih menyampaikan anjuran itu kepada warganya. Ini dilakukan secara lisan, tertulis dan medsos (WA).

"Alhamdulillah dengan cara itu ternyata dinaduhanan ini warganya sudah memahami dan mengindahkan tentang anjuran itu. Para tokoh agama.dan masyarakat juga telah me menyadarinya bahkan justru mengajak keda masyarakat agar dihijdari terjadinya kerumunan massa,” kata Suharto.

Suharto menambahkan, ronda pun sistemnya menghindari kumpulan massa, namun warga selalu siap siaga terhadap ketugasan terkait dengan kamtibmas. Bahkan salah safu contohnya, ada salah satu calon pengantin yang akan melangsungkan pernikahan dan resepsi tapi terpaksa harus  diberhentikan, ditunda waktu pelaksanaannya pada saat sudah aman.

Dalam kunjugan kali ini Suharsono bersama dengan timnya membagikan APD dan sabun kepada masyarakat, juga melakukan penyemprotan disinfektan ke Gereja, gedung TK dan masjid di dusun ini. Setelah itu juga melakukan kunjungan ke sejumlah tempat di Sedayu. (Supardi)

 


share on: