Yogyapos.com (SLEMAN) - Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 yang diinisiasi oleh Kodim 0732/Sleman kembali dibuka.
BACA JUGA: Epstein dan Dunia yang Dikuasai Kegelapan
Upacara pembukaan kegiatan dalam rangka membantu akselerasi pembangunan di daerah khususnya di wilayah Kabupaten Sleman tersebut dipimpin oleh Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, di Lapangan Kalurahan Sumberadi, Mlati, Selasa (10/2/2026).
BACA JUGA: Pembukaan TMMD Reguler ke-127 TA 2026 Kodim 0709/Kebumen Dihadiri Kasiter Kasrem 072/Pmk
Dalam amanatnya, Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa Kegiatan ini adalah wujud nyata dari kolaborasi dan sinergi antara TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat dalam upaya mempercepat pelaksanaan pembangunan di daerah, terutama di wilayah pedesaan.
"Melalui kegiatan TMMD ini kita berupaya untuk meningkatkan infrastruktur dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," katanya.
BACA JUGA: Harda Kiswaya: Pers Berperan Menyampaikan Informasi dan Kontrol Sosial Konstruktif
Dalam kesempatan tersebut, Danang juga berharap program TMMD dapat berkesinambungan dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Program TMMD tidak sekadar pembangunan fisik (infrastruktur) dan non-fisik, tetapi juga untuk membangun karakter masyarakat yang tangguh, mandiri, bergotong royong, memiliki semangat kebersamaan, memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa, serta sebagai perwujudan kemanunggalan TNI bersama rakyat dan Pemerintah Kabupaten Sleman pada era kekinian saat ini.
BACA JUGA: Terdakwa Pembakar Tenda Polda DIY Dituntut 1 Tahun Penjara
Dandim 0732/Sleman, Letkol Arh Reindi Trisetyo Nugroho, menyebut program TMMD ini dilaksanakan di Dusun Konteng Kalurahan Sumberadi Kapanewon Mlati Kabupaten Sleman dengan sasaran fisik berupa pembuatan talud Jalan, pembuatan corblok jalan, pembuatan bronjong, perbaikan jembatan penghubung Dusun Konteng dan Jumeneng Lor, serta rehab rumah tidak layak huni.
BACA JUGA: Praperadilan terhadap Polresta Sleman Ditolak Seluruhnya, Proses Hukum Tersangka Narkoba Dilanjut
Ia menjelaskan dalam TMMD ini juga dilaksanakan kegiatan non fisik untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat berupa penyuluhan tentang Wawasan Kebangsaan dan Bela negara, Kamtibmas, Narkoba, Judol, Pinjol, Kejahatan Anak di Jalan dan Penyuluhan Pencegahan Stunting dengan meningkatkan peran posyandu dan posbindu untuk pencegahan penyakit tidak menular.
BACA JUGA: HUT ke-80, Persit KCK Gelar Doror Darah
"Kegiatan TMMD ini intinya adalah membantu pemerintah dalam menyejahterakan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur serta Kemanunggalan TNI Rakyat dengan memelihara budaya Gotong royong dan meningkatkan pengetahuan bagi masyarakat," ungkapnya. (*/Agn)
