Destinasi Wisata Baru itu Bernama Taman Djoyo Dikraman

share on:
Salah satu sudut area wisata Taman Djoyo Dikraman yang asri dan menawan || YP-Eko Purwono

Yogyapos.com (SLEMAN) - Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai salah satu lokasi tujuan wisata di Indonesia, seolah punya magnet tersendiri sehingga penikmat wisata tertarik untuk mengunjungi dan kembali menjelajahinya.

Tak pelak, dari waktu ke waktu berdiri destinasi wisata baru. Seperti halnya kali ini  hadir satu lagi wisata edukasi alam di wilayah Kabupaten Sleman, oleh pengelolanya diberi label ‘Taman Djoyo Dikraman’, di Padukuhan Plumbon Lor, Kelurahan Mororejo, Kapanewon Tempel, Kabupaten Sleman.

Kawasan tersebut semula merupakan lahan yang mangkrak. Tapi seiring perjalanan waktu, tumbuh kesadaran di kalangan sekelompok warga untuk memanfaatkannya sebagai tempat wisata. Selain menambah keindahan wilayah nan tetap asri, sisi lain juga dapat membuka lapangan kerja karena meningkatkan perekonomian desa.

“Itu dulu merupakan lahan yang kumuh, lahan yang tidak dipakai, istilahnya nganggur, terus akhirnya dari masyarakat khususnya RT 03 Dusun Plumbon Lor punya inisiatif lahan ini difungsikan untuk taman edukasi, untuk bermain anak dan berkembang menjadi taman wisata untuk remaja dan anak-anak,” terang M. Habib selaku Ketua Taman Djoyo Dikraman kepada yogjapos.com, Minggu (29/11/2020) pagi.

Menurutnya, nama Djoyo Dikraman, lantaran lokasi lahan tersebut milik mbah Djoyo Dikromo, saat ini progres pembangunan taman masih dalam tahap finishing. Dibuka secara resmi pada 22 November 2020. Namun demikian proges pembangunan baru mencapai sekitar 75 persen, kedepanya bisa dimanfaatkan untuk berbagai acara diantaranya resepsi pengantin, meeting, ulang tahun, rapat baik perorangan atau kantor-kantor.

“Untuk mainan anak khusus edukasi, diantaranya dakon, bas-basan, mul-mulan, ketapel, pokoknya yang untuk mainan anak tersedia semua. Untuk acara pernikahan panggung sudah tersedia gazebo-gazebo untuk menikmati hidangan, juga tersedia sound system yang memadahi,” bebernya.

H Asrofi, Ketua RT 03 RW 10 menambahkan, bagi penikmat wisata yang menginginkan di lokasi tersebut untuk melangsungkan event kegiatan, pihaknya siap untuk melayani termasuk juga menyediakan menu-menu makanan sesuai keinginan konsumen.

“Nanti barangkali ada acara pernikahan kami siap sekaligus untuk menyediakan katering, Insyallah kami siap. Kami welcome menerima wisatawan dari mana saja tiket masuk hanya Rp 2 ribu per orang. Kami juga memohon saran dan masukan dari masyarakat luas demi kemajuan destinasi ini. Kami berharap upaya ini dapat mendorong perekonomian warka setempat dan masyarakat luas,” tuturnya. (Eko Purwono)

 


share on: