Diduga Tancap Gas, 2 Pelajar Tewas Hantam Truk

share on:
Petugas PMI mengevakuasi kedua korban dari bagian kolong truk || YP/Dok Lakalantas Polres Bantul

Yogyapos.com (BANTUL) – Diduga lantaran memacu motornya dengan kecepatan tinggi, dua pelajar yang masih duduk di bangku SMP, LS (13) dan FP, (12) kedua nya warga Mantrijeron Yogya, tak bisa mengendalikan laju motor dan menbarak truk yang diparkir di bahu jalan Ringroad Selatan Madukismo, Sabtu (26/10).

Karena mengalami luka yang cukup parah, warga sekitar lokasi tidak berani memberikan pertolongan. Namun segera menghubungi petugas PMI Bantul. Selang 15 menit, petugas PMI Bantul segera mengevakuasi kedua korban yang tergeletak di kolong truk. Petugas pun segera membawa LS dan FP ke RSUD Panembahan Senopati Bantul untuk penanganan darurat. Namun naas, lantaran luka yang sangat parah dan mengalami pendarahan hebat, nyawa kedua korban tidak tertolong.

Kanit Laka Polres Bantul Ipda Maryono dikonfirmasi Minggu (27/10) membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan jika kedua korban meninggal. “Nyawa kedua korban tidak tertolong saat penanganan di rumah sakit. LS luka memar pada bagian dada. Sementara FP mengalami luka parah pada kepala. Saat ini truk dan motor korban kami amankan di Mapolres Bantul. Sopir truk juga sudah kami mintai keterangan,” kata Ipda Maryono.

Dari sejumlah saksi di TKP menyebutkan, kedua korban memacu motor matic nya nopol AB 6908 VH sangat kencang dari arah barat ke timur. Saat sampai di barat jembatan Dongkelan, terdapat truk nopol K 1774 YH yang diparkir di bahu jalan. Karena jarak yang sangat dekat, korban tidak bisa menghindar dan menghantam bagian belakang truk tersebut.  (Dol)

 

 


share on: