Diresmikan Presiden Prabowo, Jembatan Terpanjang di Yogyakarta Kini Bernama Kabanaran

share on:

Yogyapos.com (BANTUL) - Presiden Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn) H Prabowo Subianto meresmikan Jembatan Kabanaran, Jalan Lintas Selatan Jawa, Kalurahan Poncosari, Kapanewon Srandakan, Kabupaten Bantul, DIY Rabu (19/11/2025).

BACA JUGA: Komsos Kreatif Korem 072/Pmk Diikuti 80 Peserta

Turut mendampingi presiden di acara ini, antara lain Hadir dalam kegiatan tersebut, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Forkopimda DIY, Menteri Sekretaris Negara Petahana Prasetyo Hadi, Menteri Pekerjaan Umum RI Ir Dody Hanggodo, Menko Bidang Infrastruktur & Pembangunan Kewilayahan Dr H Agus Harimurti Yudhoyono, Sekjen Kementerian PUPR Wida Nurfaida, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, Danrem 072/Pmk Brigjen TNI Bambang Sujarwo, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih,Kapolda DIY Irjen Pol Anggoro Sukartono dan Kapolres Bantul AKBP Novita Ekasari.

Presiden Prabowo bersama Gubernur Sri Sultan HB X, Danrem 072/Pmk dan Kapolda DIY || YP-Ist

Selain meresmikan jembatan, Presiden juga meresmikan empat infrastruktur lain di berbagai wilayah Indonesia yang dilakukan secara virtual (Zoom), meliputi dua jembatan, dua underpass, dan satu flyover. 

BACA JUGA: ALKIS Desak Indonesia Ambil Peran Nyata dalam Krisis Kemanusiaan Sudan

Prabowo Subianto menegaskan pentingnya pembangunan infrastruktur untuk memperluas akses, meningkatkan aktivitas perekonomian, mendorong perkembangan pariwisata, serta mendukung sektor usaha masyarakat. 

Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin || YP-Ist

Ia juga menekankan agar jembatan dan infrastruktur yang telah diresmikan dapat dirawat dengan baik sehingga masa pakai bisa untuk jangka panjang.

BACA JUGA: 140 Utusan Bumkal di Bantul Peroleh Arahan Bupati, Ini Tujuannya

Acara dilanjutkan dengan penekanan tombol sirene sebagai tanda peresmian serta penandatanganan lima prasasti, yaitu Jembatan Banaran Pandansimo, Jembatan Sambas Besar, Fly Over Cangguk, Underpass Gatot Subroto, dan Underpass Joglo Surakarta.

Peresmian Jembatan Kabanaran dan lima infrastruktur lainnya bertujuan meningkatkan konektivitas antar wilayah, memperpendek waktu tempuh, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di sektor pertanian, perikanan, pariwisata, dan UMKM.

BACA JUGA: Inspektorat Sleman akan Sosialisasi Anti Korupsi di 12 Kapanewon

Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum RI Ir Dody Hanggodo mengatakan  peresmian lima infrastruktur ini termasuk Jembatan Sambas Besar, Fly Over Cangguk, Underpass Gatot Subroto, dan Underpass Joglo Surakarta diharapkan mampu memperkuat aktivitas masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi publik.

BACA JUGA: Milad ke-113 Muhammadiyah, Haedar Nashir: Menyejahterakan Bangsa Merupakan Perintah Konstitusi

“Total nilai pembangunan mencapai Rp 1,9 triliun dengan panjang keseluruhan 5,5 km di lima provinsi,” tandasnya.

Diketahui, panjang jembatan ini mencapai 2.200 Meter dan lebarnya 24 meter. Jalan dibagi menjadi dua jalur sisi kanan-kiri dan ditambah dua trotoar di masing-masing tepinya. Di bagian tengah ada menara bernuansa bangunan Jawa.

BACA JUGA: Marak Sengketa Tanah, PKHPKP Ingatkan Pemerintah Membentuk Pengadilan Pertahanan

Pembangunan jembatan yang semula Bernama Jembatan Pandansimo ini menelan anggaran sekitar Rp 800 miliar dari APBN dengan masa pengerjaannya sekitar 2,5 tahun. (Met/Spd)

 


share on: