Disnakertrans Bantul Rampungkan Proyek Padat Karya di 193 Titik

share on:
Salah satu saluran irigasi hasil proyek padat karya yang telah selesai || YP/Ist

Yogyapos.com (BANTUL) - Meski sempat terkendala material yang tidak sesuai spesifikasi, proyek padat karya yang diinisiasi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bantul dapat dirampungkan sesuai target yang ditentukan pada 7 Desember 2019.

Kepastian tersebut disampaikan Kelapa Disnakertrans Bantul Drs Sulistyanto MPd, Kamis (5/12/2019), setelah melakukan pantauan dan evaluasi akhir bersama Tim Pengawal pengamanan Pemerintah dan Pembangunan (TP4D).

“Kami pantau terus, apalagi tenggat waktu pengerjaan proyek akan berakhir 7 Desember 2019. Secara fisik pengerjaan sudah selesai semua,” ujar mantan Kepala Disperindagkop Bantul.

Sulisytanto menyatakan, masih ada pengerjaan pada beberapa bagian. Tapi itu wajar, karena merupakan rangkaian pemeliharaan bangunan proyek. Intinya proyek utama sudah selesai. Dan penyelesaian proyek secara tepat waktu ini ujud komitmen bersama kelompok masyarakat (Pokmas).

“Semua sudah sesuai dengan spek dan gambar. Misal ketinggian dan ketebalan talud, hingga pemasangan prasastinya,” jelasnya.

Proyek padat karya infrastruktur jalan dan irigasi ini dilakukan di 193 meliputi 17 kecamatan. Masing-masing dianggarkan Rp 100 juta dari dana APBD. Bagian timur meliputi Dlingo, Imogiri, Pundong, Sewon, Pleret, Piyungan dan Banguntapan yang pengerjaannya dilakukan oleh PT Sido Agung Jaya Saksti. Sedangkan bagian barat meliputi Sedayu, Pajangan, Pandak, Sanden, Jetis, srandakan, Bambanglipuro, Kasihan, Bantul dan Kretek pengerjaannya dipercayakan pada PT Putra Jaya. (Met) 

 


share on: