Yogyapos.com (BANTUL) - Dinas Pariwisata (Disparta) Kabupaten Bantul melakukan antisipasi menghindari kemungkinan terjadinya penumpukan massa di tempat-tempat wisata pada Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2020. Langkah ini dilakukan agar tidak terjadi klaster baru Covid-19.
“Guna mengurangi penumpukan antrean di loket obyek wisata, maka para wisatawan dihimbaau mencari informasi destinasi favorit yang akan dikunjunginya melalui aplikasi 'Jelajah Bantul' serta reservasi online terlebih dahulu melalui aplikasi Visiting Jogja,” kata Kepala Disparta Bantul, Kwintarto Heru Prabowo, Jumat (17/12/2020).
Terkait izin tentang gelar pentas/atraksi event Nataru, pada prisipnya tidak dilarang, asalkan harus sesuai dengan mentaati protokoler kesehatan. Ini sebgaimana yang tertuang dalam Pedoman Pranatan Anyar Plesiran Yogya dan mendapat izin resmi dari kepolisian maupun Satgas Covid-19 setempat.
Penyelenggaraan atraksi itu akan memperoleh peringatan bahkan sanksi apabila dalam pelaksanaannya diketahui melanggar protokoler kesehatan.
Antisipasi lain menghindari kerumunan, yakni dengan cara menyelenggarakan pentas virtual yang bisa disaksikan melalui channel youtune Disparta Bantul pada link ht://www.youtuje.com/pariwisatabantul. Pentas ini diantaranya wisata Profil Digital Desa Wisata pada Selasa (29/12) pukul 19.00 WIB, Festival Desa Wisata pada Rabu (30/12) pukul 10.10 dan pada malam Tahun Baru Kamis (31/12) pukul 19.00 wib.
“Untuk mengupayakan terciptanya ketertiban dan menghindari berbagai resiko, maka.para wisatawan dihimbau untuk berwaspada karena bertepatan dengan musim hujan dan Pandemi Covid-19,” tambah Kwintarto.
Sedangkan untuk mengupayakan terciptanya situasi aman dan nyaman selama Nataru, Disparta Bantul selalu berkoordinasi dengan pihak keamanan (Polri, TNI, Sat Pol PP, Dishub dan Dinas Kesehatan). Selain itu juga menerjunkan para petugasnya di TPR dan tempat wisata untuk memberikan pelayanan. (Supardi)
