Yogyapos.com (SLEMAN) - Puncak acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Plosokuning Minomartani Ngaglik berlangsung sakral. Diawali kirab askar atau peninggalan Rasulullah dipimpin Habib Husein bin Muhammad bin Ahmad Bafaqih, prosesi maulid mendapat perhatian ribuan jamaah yang memadati kompleks Masjid Pathok Negoro Plosokuning, Sabtu (23/9/2023) malam.
BACA JUGA: Atraktif dan Meriah, Lomba Kirab Masjid Plosokuning Sedot Ribuan Penonton
Atsar adalah benda peninggalan Rasulullah yang khusus didatangkan dari Madinah. Atsar Nabi Muhammad SAW yang dikirab antara lain berupa air minum Rasululllah, gandum yang dimakan Rasulullah, rambut Rasulullah, darah bekam Rasulullah, air keringat Rasulullah, air liur Rasulullah, dan air wudlu Rasulullah. Prosesi dikawal oleh kesenian Badui sambil menyanyikan salawat.
Suasana kirab atsar Rasulullah di kompleks Masjid Pathok Negoro || YP-Wahjudi Djaja
Sepanjang prosesi masyarakat menyambut dengan penuh keharuan. Suasana menjadi sakral tetapi juga meriah karena jalanan berhiaskan lampu lampion yang gemerlap warna-warni. Totalitas dan kekompakan para pemuda dibawah pimpinan Habib Abdullah bin Fuad Basyaiban boleh dibanggakan. Mereka tergabung dalam Panglima Sakera yang merupakan akronim dari Pangestune Alim Ulama Shalawat Kerep Rejeki Ajek.
BACA JUGA: Pembinaan Forum Rois Sleman Tengah Tingkatkan Pengetahuan dan Wawasan
Setelah memasuki kompleks Masjid Pathok Negoro, atsar ditaruh di atas meja yang ditata rapi berhias bunga-bunga indah di serambi masjid. Prosesi Maulidurrasul dipimpin langsung oleh Habib Husein. Terlihat mendampingi prosesi maulid di Plosokuning adalah Habib Ali bin Ahmad Bafaqih, para habaib, dan ulama.
Dalam pantauan yogyapos.com masyarakat dari berbagai daerah sudah memadati kompleks Masjid Jami' Pathok Negoro selepas Magrib. Kehadiran mereka sangat menguntungkan para UMKM yang menjajakan beragam jenis minuman, makanan dan pakaian. Beberapa stan sudah ludes dan tutup karena dagangannya laris. (Iud)
