DPRD Bantul: Penting Rasionalisasi Anggaran Penanganan Covid-19

share on:
Ketua DPRD Bantul, Hanung Raharja ST || YP/Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - DPRD Bantul Yogyakarta mendorong dan mendesak agar rasionalisasi anggaran untuk penanganan Covid-19 di wilayah kerja kabupaten ini, segera dilakukan dan direalisasikan sesuai dengan harapan masyarakat.

"Dalam hal ini, penaganan virus Corona tentunya harus mencakup tiga hal yaitu kesehatan, sosial dan pemulihan perekonomian," ungkap Ketua DPRD Bantul, Hanung Raharja ST, saat berbincang dengan awak media, di ruang kerjanya, Selasa (14/4/2020).

Hanung menjelaskan, tentang kesehatan yang harus ditangani diantaranya perlindungan dan kesejahtaraan para medis. Misalnya harus ada Alat Perlindung Diri (APD) secara lengkap, ada intensitas kerja serta pola kerja yang efektif dan sistematis yang sifatnya bisa meringankan dan percepatan penanganan Covid-19 yang dilakukan oleh  para medis.

Dalam masalah sosial, yang harus segera ditangani diantaranya perlindungan kepada masyarakat yang terkena pemberhentian kerja (PHK), penganguran, keluarga miskin dan  masyarakat yang memerlukan penanganan dengan segera. 

Berkenanaan dengan masalah pemulihan ekononomi, prinsipnya adalah arahnya agar kegiatan perekonomian yang menyangkut pertanian, perindustrian, perdagangan, peternakan dan lainnya, yang terpuruk akibat Corona ada solusinya untuk ditumbuhkan kembali.

Ini semua tentunnya edukasi kepada masyarakat sangat diperlukan dan harus diadakan. Ini semua akan kami dorong karena memang masyarakat sangat memerlukannya akibat dampak Covi-19.

"Bahwa saya selain sebagai Ketua Dewan, sebagai kader Partai PDI Perjuangan juga berupaya bekerja ekstra keras untuk mewujudkan hal itu. Ini adalah sesuai dengan instruksi daripada DPP PDI Perjuangan yang intinya agar para kader partainya yang duduk di dewan melakukan gotong royong mendorong penanganan  dampak Corona,” kata Hanung.

Ia menambahkan, salah satu langkah nyata untuk mendorong hal itu bahwa DPRD Bantul (di Sekwan) sendiri juga telah melakukan efesiensi dan rasionalisasi anggaran .

Misalnya, dalam triwulan pertama anggaran 2020 di dewan untuk kunjungan yang nilainya ratusan juta rupiah, juga ditiadakan dan dialihkan untuk penaganan covid -19.

Dalam hal ini, DPRD Bantul juga akan terus melakukan kontroling, bujating dan yudisi terhadap penanganan dampak Covid-19 yang dilakikan oleh ekskutif (Pemkab) Bantul. Salah satu caranya.adalah dewan akan melakukan tatap muka untuk evaluasi setiap seminggu sekali dengan gugus pananganan wabah itu kabupatan Bantul. Ini agar tepat sasaran dan efektif. (Supardi)

 

 

 

 


share on: