FK UGM Dampingi PKK Dusun Turgo Hadapi Depresi

share on:
Tim pengabdian masyarakat FK UGM di Destinasi Jembatan Suropanggah Turgo || Wahjudi Djaja

Yogyapos.com (SLEMAN) - Pandemi Covid 19 selain mempengaruhi perekonomian warga juga berdampak pada kesehatan mental warga masyarakat. Pembatasan sosial yang diikuti dengan meningkatnya beban permasalahan hidup, jika tidak dikelola dengan benar akan mengundang berbagai masalah sosial kemasyarakatan. Untuk itulah Fakultas Kedokteran UGM melakukan pengabdian masyarakat di Dusun Turgo Purwobinangun Pakem Sleman.

Demikian perbincangan yogyapos.com dengan Dr Dra Sumarni DW MKes di destinasi Jembatan Suropanggah Turgo, Minggu (16/10/2022). Bersama para dosen, mahasiswa dan ibu-ibu PKK Turgo mereka menggelar aneka produk menyambut kedatangan peserta Tour de Merapi 2022. Destinasi wisata Jembatan Suropanggah dipilih menjadi salah satu posnya.

“Tahap pertama kami dampingi ibu-ibu PKK terkait ketahanan mental. Untuk menghadapi depresi dan kecemasan akibat pandemi, kami mengeskplorasi kearifan lokal berupa permainan tradisional yang ada di masyarakat sebagai bahan untuk kegiatan refreshing. Dan alhamdulillah, ibu-ibu bisa menikmati sehingga senang dan bahagia,” tandasnya.

Berberapa permainan tradisional dari kearifan  lokal masyarakat Sleman, lanjutnya, sengaja diberikan sebagai pendampingan kepada  ibu-ibu kader PKK juga warga untuk peningkatan  ketahanan mental selama pandemi  Covid-19  dan pasca erupsi Merapi.

Ibu-ibu kader PKK Dusun Turgo || YP-Wahjudi Djaja

“Untuk pelatihan peningkatan ketahanan pangan lokal dan peningkatan ekonomi wanita, kita dampingi mereka membuat beragam produk olahan dari entik dan ketela. Yang biasanya hanya dibuat criping dan bergedel, entik bisa jadi  stik entik, ceriping ketela, balado dan ketela goreng merekah,” paparnya.

Nangka dan sirsat yang mempunyai nilai gizi tinggi, imbuhnya, bisa dibuat menjadi sirup dan selai yang bisa tahan lama dan menjadi minuman dan makanan khas Turgo.

“Progam pengabdian masyarakat ini difasilitasi oleh Dirjen Dikti Kemendikbud. Bersama tim dari UGM kami melakukan pemberdayaan kader PKK dalam upaya peningkatan kesehatan mental dan peningkatan ketahanan pangan serta peningkatan ekonomi wanita dampak pandemi dan pasca erupsi bagi wanita dusun Turgo. Untuk ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi, sambugnya, pihaknya bekerjasama dengan tim dari Prodi Gizi dan Poltekes Kemenkes,” pungkasnya.

Menanggapi pengabdian masyarakat FK UGM itu Wahjudi Djaja SS MPd dari Badan Promosi Pariwisata Sleman (BPPS) sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih.

“Turgo memiliki destinasi yang dikenal masyarakat luas. Mereka juga memiliki potensi alam dan perkebunan yang kalau diangkat bisa menjadi identitas dan karakter Turgo. Langkah FK UGM ini harus segera ditangkap pengelola wisata Turgo dan Pokdarwis Purwobinangun. Ini momentum yang tepat untuk bangkit,” tandasnya.

Dari pantauan yogyapos.com para peserta Tour de Merapi bisa santai beristirahat sambil merasakan suasana sejuk kaki Bukit Turgo. Mereka juga menikmati beragam produk olahan karya ibu-ibu PKK Dusun Turgo.  (Iud)

 


share on: