Gowes Bareng Komunitas Brompton Jogja dan Jakarta

share on:
Komunitas BYK dan Brompton Chpt3rs foto bersama di Museum Soeharto || YP/Fadholy

Yogyapos.com (SLEMAN) - Sebanyak 70 gowes mania dari komunitas sepeda Brompton Yogyakarta (BYK) dan Brompton Chpt3rs Jakarta, Sabtu (14/12) pagi mengadakan gowes bareng. Jalin silaturahmi dan menjaga kesehatan badan. Start dimulai pukul 06.00 dari Titik Nol KM. Kemudian singgah di rest point di Museum Soeharto, Kemusuk Argomulyo Sleman. Lalu melanjutkan perjalanan titik finish di Geblek Pari, Nanggulan Kulonprogo.

Ketua BYK Candra Widyanto kepada yogyapos.com mengutarakan, member aktif BYK mencapai 150 orang. Setiap akhir pekan selalu mengadakan gowes bareng dengan rute yang bervariasi.

“Dan kali ini kami kedatangan tamu dari Brompton Jakarta. Selain menjalin friendly kami juga aware dengan kesehatan tubuh serta berupaya menekan angka polusi udara. Untuk saat ini yang mengiktui gowes 25 orang. Rentang usia hingga di atas 60 tahun. Semua guyub rukun. Tidak ada sekat. Sebagai komunitas sepeda yang masih berusia 2 tahun, banyak hal yang perlu dievaluasi. Kami ingin Brompton Jogja menjadi besar dan berusia panjang,” ujar Candra didampingi Sekretaris Upik Sofie.

Sementara itu sesepuh BYK, Brigjen Pol (Purn) Untung Leksono mengatakan, keberadaan Brompton Jogja memberi warna baru bagi komunitas sepeda di Yogya, terlebih yang suka travelling. “Fisik Brompton mudah dilipat, simpel, praktis serta hand carry. Bisa dibawa kemana-kemana. Naik kereta api, bus atupun pesawat. Konstruksi bahannya juga kuat namun ringan. Dengan agenda gowes bareng ini, kami ingin menjalin persaudaraan antar penggemar sepeda Brompton. Tidak menutup kemungkinan juga, kami gowes bareng dengan penggiat sepeda yang lain. Bahkan gowes bareng ini bisa dijadikan sarana mencegah aksi radikalisme, sentimentil SARA, tindak kriminalitas, hingga penyalahgunaan narkoba. Kami juga ingin keberadaan BYK bisa berkontribusi bagi lini wisata di Yogya,” kata Untung disela acara.

Sedangkan pembina Brompton Chpt3rs Jakarta, Ramdanus mengakui terpukau dengan lanskap persawahan di seputaran Yogya dan kerama-tamahan penduduknya.

“Udaranya masih segar. Banyak terbentang permadani sawah nan hijau. Betah kami sepeda-an di Yogya, semoga bisa kontinyu. Di tempat kami ada program gowes roadshow. Sebelumnya di Bandung. Dan sekarang kami singgah ke Yogyakarta. Kami mengakui, dalam kurun waktu 3 tahun ini Brompton naik daun. Kualitasnya bagus, sparepartnya mudah dicari, aksesoris yang ditawarkan juga beragam. Mari kita bangun iklim sehat dan positif dengan bersepeda,” pungkas Ramdanus.  (Dol)

 


share on: