Yogyapos.com (YOGYA) - Anggota DPD RI, Dr Hilmy Muhammad MA menghadiri Pelatihan Digital Marketing yang diselenggarakan oleh MWCNU Kemantren Mantrijeron di Alra Corner, Yogyakarta, Minggu (5/10/2025).
Kehadiran politisi yang akrab disapa Gus Hilmy ini sekaligus dalam rangka masa reses DPD RI untuk menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya, Daerah Istimewa Yogyakarta.
BACA JUGA: MBG di Ujung Krisis: Dari Janji Gizi hingga Korban Keracunan
Dalam sambutannya, Gus Hilmy menyampaikan apresiasi atas inisiatif MWCNU Mantrijeron yang berani mengambil peran dalam pemberdayaan ekonomi umat melalui literasi digital. Menurutnya, pelatihan semacam ini menjadi langkah strategis agar masyarakat, khususnya warga NU, mampu memanfaatkan peluang ekonomi di tengah pesatnya perkembangan teknologi.
“Saya sangat senang reses kali ini diisi dengan pelatihan digital marketing. Dari kegiatan ini saya berharap lahir para pengusaha yang sukses dan memiliki semangat berbagi, sehingga kekayaan yang diperoleh tidak hanya dinikmati sendiri, tetapi juga membawa kemaslahatan bagi umat,” ungkapnya.
BACA JUGA: Pengukuhan Pengurus PWI Pusat di Monumen Pers, Dihadiri Meutya Hafid
Gus Hilmy menegaskan bahwa dunia digital telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan ekonomi modern. Karena itu, masyarakat perlu didorong agar tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga pelaku aktif dalam ekosistem ekonomi digital. “Jika umat mampu menguasai teknologi dan mengelolanya dengan nilai-nilai keislaman, maka kemandirian ekonomi yang berkeadilan akan terwujud,” tambahnya.
Ketua MWCNU Mantrijeron, Said Muhammad, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi pilot project dalam bidang ekonomi dan pemberdayaan digital. Ia berharap pelatihan ini dapat membuka wawasan masyarakat tentang pentingnya literasi digital dan investasi syariah. “Ke depan kami akan melanjutkan dengan kelas-kelas praktik langsung seperti Facebook marketing, WhatsApp marketing, hingga pengelolaan toko daring,” ujarnya.
BACA JUGA: Mayang Clara, Infuencer dan Konten Kreator Incaran Brand Ternama
Kegiatan bertema “Kemandirian Ekonomi Umat di Era Digital: Strategi Pemasaran Online dan Investasi Saham yang Halal” ini diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan, termasuk pelaku UMKM dan generasi muda. Antusiasme peserta menunjukkan besarnya minat masyarakat Mantrijeron untuk beradaptasi dengan ekonomi digital.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan SE MM yang turut hadir sebagai pemateri, turut mengapresiasi langkah MWCNU Mantrijeron. Ia menilai, inisiatif ini selaras dengan program Pemerintah Kota Yogyakarta yang mendorong transformasi digital dan penguatan ekonomi rakyat.
“Digital hanyalah alat. Yang paling penting adalah kemauan untuk belajar dan memanfaatkannya. Inisiatif seperti yang dilakukan MWCNU Mantrijeron ini sangat dibutuhkan agar masyarakat tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga pelaku dalam ekosistem digital,” ungkapnya.
BACA JUGA: Janabadra Club Rendezvous 2025 Dimeriahkan Chamber Orchestra
Ia menambahkan, Pemerintah Kota Yogyakarta saat ini juga memperkuat ekosistem ekonomi rakyat melalui pembentukan Koperasi Merah Putih di berbagai wilayah kota. Menurutnya, MWCNU Mantrijeron dapat menjadi simpul kolaborasi dalam menggerakkan ekonomi digital berbasis masyarakat. (Markaban Anwar)
