Halal bi Halal Alumni SMA Muga Yogya, Komitmen Tingkatkan Kemanfaatan bagi Sesama

share on:
Kegembiraan peserta Halal bi Halal sejumlah Alumni SMA Muhammadiyah Tiga (SMA Muga) Yogyakarta menggelar Halal bi Halal, di Cafe Teras Jepun, Jalan Veteran, Yogya, pada Minggu (12/4/2026) || YP-ist

Yogyapos.com (YOGYA) – Masih di bulan Syawal, sejumlah Alumni SMA Muhammadiyah Tiga (SMA Muga) Yogyakarta menggelar Halal bi Halal, di Cafe Teras Jepun, Jalan Veteran, Yogya, pada Minggu (12/4/2026).

BACA JUGA: Indonesia Bukan Jalur Agresi! Gus Hilmy Desak Pemerintah Tolak Akses Bebas Pesawat Militer AS

Ketua Alumni SMA Muga Yogya, H Zamzam Wathoni SH, mengungkapkan acara tersebut merupakan agenda tahunan yang telah berlangsung sejak lama. Walau alumni sudah terpencar di berbagai kota, namun mereka tetap menyempatkan hadir dalam perhelatan yang khidmat.

Mendedahkan keakraban lewat lagu 

“Seperti biasa, pada momentum ini kami saling silaturahmi, sekaligus meningkatkan Kerjasama di segala bidang dengan kebersamaan,” ujarnya kepada yogyapos.com, Rabu (15/4/2026).

BACA JUGA: Nyawa Pekerja Tak Boleh Jadi Taruhan, Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja

Diungkapkan bahwa Ramadhan baru saja berlalu, tentu banyak pelajaran yang dapat kita ambil mulai dari melatih kesabaran, melatih keiklasan dan pengendalian diri. “Kini kita berada dalam bulan Syawal yang penuh makna. Saling memaafkan dan meningkatkan silaturrahmi,” tandasnya.

BACA JUGA: Lazizku Gelar Pelatihan Duta Zakat, Cetak Amil Zakat Amanah dan Profesional

Peserta Syawalan bertekad membuka lembaran baru dengan hati yang bersih, sebagaimana juga diwasiatkan oleh peceramah KH Drs Imam Syafei MM. Lembaran baru yang dimaksud adalah komitmen istiqomah untuk meningkatkan kualitas iman dan takwa. Sehingga hari-hari berikutnya akan lebih baik dalam menjalani kehidupan sebagai khalifatullah di muka bumi.

Seluruh peserta halal bi halal

Zamzam menegaskan, pelaksanaan Halal bi Halal dilakukan sederhana tanpa gebyar over kegembiraan. Terpenting bisa berkumpul saling melepas kangen, mengurai sekian banyak pengalaman dan pelajaran tentang perjalanan hidup dan ikhtiar untu bersama-sama berbuat baik untuk kebermanfaatan banyak orang.

BACA JUGA: Bupati Tulungagung Ditahan, KPK Ungkap Dugaan Tekanan Jabatan dan Setoran OPD

“Puncak Syawalan adalah pembersihan dosa antar individu dengan individu lainnya. Outputnya adalah ikhitar melakukan hal-hal yang baik dan bermanfaat. Ingat khoirunnas anfa’ahum linnas, sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia lainnya, seberapa besar kontribusinya bagi sesame,” pungkas Advokat senior Yogyakarta ini mengutip hadist Nabi Muhammad SAW. (*)


share on: