Yogyapos.com (KARTASURA) – Lomba burung berkicau bertajuk Halal Bihala ‘Warna Warni’ berlangsung sukses, di Hypermarket Kartasura, Minggu (19/4/2026).
Para peserta berasal dari Yogyakarta, Surakarta, Sragen, Wonogiri, Klaten, Sukoharjo, Boyolali serta Karanganyar. Momentum ini benar-benar dijadikan ajang silaturahmi sesama hobi sembari menguji masing-masing gacoan miliknya.
BACA JUGA: KGPAA Paku Alam X Cup Segera Digeber, Sukarja GTA Siap Tampilkan 'Kresno Duto' dan 'Bimo Kurdo'
Sekilas pantauan, di kelas utama murai batu dengan tiket Rp 550 ribu, murai batu ‘Remon’ gacoan Mr Hakim asal Surakarta berhasil mencuri perhatian lewat keunggulan kualitasnya baik lagu nan merdu, isian burung-burung, rol panjang kenari ngesap suara lovebird dan cililin.
Mr Hakim sukses kawal murai batu 'Remon'
Berada di nomer gantangan 29, aksi murai batu ‘Remon’ sangat mencolok, sehingga sukses ke podium tertinggi, juara 1. Gacoan ini hampir setiap minggu diikutkan dalam lomba dan meraih juara. Tak pelak koleksi trophy pun ratusan biji, serta menjadi incaran untuk dipinang oleh sejumlah penghobi burung berkicau.
BACA JUGA: Ipank BF Kian Moncer Breeding Perkutut Havana, Hasilkan Piyikan Aduhai
“Kemarin juga ada penawaran di atas Rp 70 juta, tapi saya masih piker-pikir," kata sang pemilik.
Tak kalah menariknya murai batu ‘Sinden’ milik Mr Siho dari Surakarta. Kendati bulu baru, tapi gacoan Jagoan SF dapat menampilkan gaya exsotis sujud macul sembari menyuarakan isian kapas tembak, jalak uren, kenari dan srindit yang komplet dengan volume dahsyat.
BACA JUGA: Campus League Diluncurkan, Hadirkan Sistem Baru bagi Masa Depan Atlet Mahasiswa di Indonesia
Keunggulan varian isian dengan durasi panjang itulah yang menjadikan murai batu ‘Sinden’ mendapatkan juara satu kelas Rp 330 ribu.
Sementara itu, di kelas cucak hijau juga terbilang Istimewa. Banyak gacoan terbaik mengikuti kontes yang sarat dengan prestasi. Sebut saja Mr Yusuf asal Kota Solo, ia kembali sukses dengan menurunkan 3 amunisi adalah CH SBR, Parang Raja dan Jaguar.
Murai batu 'Sinden', bulu baru langsung gas
“Barusan dari SHC runner up juara dan juara 5, kemudian lanjut ke sini juara 2 dan memperoleh nominasi," terang kolektor cucak hijau prestasi tersebut di tempat transit Goro Assalam.
BACA JUGA: Gratis! Mancawarni 2026 Siap Warnai Malioboro, Targetkan 5.000 Penonton
Mengikuti festival burung berkicau memang soal rasa suka. Mereka beroleh kesenangan menguji gacoannya. Pendek kata lomba burung berkicau tak lekang oleh waktu. Disisi lain juga menarik minat orang melakukan breeding, terutama bagi para pengiat konservasi di Tanah Air. (SSS)
