Harga Mulai Rp 5 Ribu, Bazar Buku Murah Bantul Mudahkan Akses Bacaan

share on:
Antusiasme pengunjung bazar, boleh baca-baca sebelum membeli buku || YP/Mufti

Yogyapos.com (BANTUL) - Lesunya daya beli buku bisa disebabkan beberapa faktor. Salah satunya adalah masyarakat sulit mendapatkan buku-buku murah sesuai minatmaupun usia. Selain itu, faktor ketersediaan buku yang cukup jauh dari jangkauan pun turut memberi andil hal tersebut. Karena itulah supaya masyarakat berkesempatan mengakses buku bacaan sekaligus meningkatkan daya beli mereka maka diperlukan upaya berbagai pihak, seperti menyelenggarakan bazar buku murah.

Koordinator Paguyuban Penerbit Jogja, Nanang kepada yogyapos.com, Sabtu (8/2/2020) pagi mengawali kegiatan Bazar Buku Murah Bantul 2020 yang berlangsung di Pendopo Perpustakaan Daerah Bantul, mengungkapkan bazar digelar memang bertujuan agar minat baca masyarakat meningkat. Di samping itu, pihaknya ingin memberikan kemudahan akses. Baik akses tempat yang mudah dijangkau atau akses terhadap buku-buku bacaan murah dan bermutu.

“Perpusda Bantul di Jalan Jenderal Sudirman kami pilih sebagai tempat kegiatan mengingat letaknyastrategis, sangat mudah dijangkau serta sudah dikenal masyarakat Bantul,” ujar Nanang.

Nanang mengatakan bahwa pihaknya telah memperoleh izin menggunakan Pendopo Perpustakaan dari Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. Bahkan dirinya juga dipersilahkan apabila menginginkan memakai halaman kantor dinas di Komplek Pemda Manding. Sedangkan publikasi kegiatan bazar sudah dilakukannya lebih dari seminggu lalu.

“Kami memang bermitra dengan Perpusda dalam penyelenggaraan bazar, dan Februari ini untuk kedua kalinya. Edisi pertama sudah pernah kami laksanakan sekitar Maret 2019 lalu,” tuturnya.

Bazar yang digelar pada 8-23 Februari dari pukul 09.00 sampai 21.00 WIB menyediakan berbagai buku bacaan umum. Harga dipatok mulai Rp 5.000 plus tawaran diskon menarik lainnya. Di luar buku bacaan, tersedia pula alat tulis dan sejumlah permainan edukatifbagi anak sehingga masyarakat dapat memilih sesuai kebutuhan mereka.

“Khusus perpustakaan sekolah, kami berikan tambahan diskon lagi apabila pengadaan bukunya membeli saat pameran berangsung,” jelas Nanang.

Nanang menambahkan, ada 12 penerbit turut berpartisipasi dalam bazar yang cukup menyedot perhatian masyarakat Bantul. Kedua belas penerbit itu adalah Media Promosindo, Diva Press, Citra Media, Galang Press, Bening Jaya, Zidas Media, Araska Publisher. Kemudian Agro Grup, Dahlia Book, Arana Book, Cheklist, dan Magenta.

“Banyaknya penerbit yang bergabung membuat pilihan buku jadimakin bervariasi. Animo masyarakat Bantul cukup bagus, baru dua jam dibuka saja setidaknya sudah adasekitarseratusan pengunjung Sabtu pagi ini,” ungkap Nanang.

Ari Muslika, warga Bambanglipuro Bantul mengaku sangat terbantu oleh adanya bazar buku murah. Mahasiswi Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini menyampaikan,buku-buku penunjang perkuliahannya tersedia sehingga dirinya tidak perlu repot mencari ke toko buku di Jogja.

“Apalagi harga yang ditawarkan pun cocok sesuai kantong mahasiswa seperti saya,” katanya sambil menunjukkan buku Psikologi yang baru saja dibelinya.

Sementara itu berdasarkan pengamatan yogyapos.com, sejak bazar dibuka pagi hingga menjelang siang pengunjung datang silih berganti. Rata-rata mereka pulang sambil menenteng buku mengingat harga yang ditawarkan penerbit cukup menggiurkan. Terlebih variasi tema-temanya turut mendorong mereka membeli buku. (Muf)


share on: