Hasil Test Swab: Pegawai Diskominfo Bantul Negatif Covid-19

share on:
Petugas Rapidtest Dinkes Bantul || YP-Mufti

Yogyapos.com (BANTUL) - Tes swab yang dilakukan terhadap seorang pegawai Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bantul menunjukkan hasil negatif. Berdasarkan hasil tes yang telah keluar pada 9 Mei 2020 dipastikan bahwa pegawai bersangkutan tidak terpapar Covid-19 sehingga diperbolehkan pulang ke rumah. Namun sesuai protokol kesehatan, pegawai tersebut tetap harus melaksanakan isolasi mandiri di rumah selama 14 hari.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul telah menggelar rapid test massal  bagi warga masyarakat dengan kriteria tertentu pada 5 Mei 2020 lalu di halaman Dinas Kesehatan setempat. Dari 170 orang mengikuti rapid test, 2 orang menunjukkan hasil reaktif.  Salah satu diantaranya merupakan pegawai Diskominfo Bantul. Petugas kemudian membawanya ke rumah sakit PKU Muhammadiyah Bantul untuk menjalani isolasi dan pemeriksaan lebih lanjut (tes swab).

"Selain itu, juga dilakukan tracking terhadap keluarga, teman sekantor, dan orang-orang yang pernah kontak fisik dengan pasien. Waktu itu hasilnya non reaktif seluruhnya," demikian seperti dilansir yogyapos.com dari akun resmi Instagram @pemkabbantul, Minggu (10/5/2020).

Hasil rapid test reaktif sebenarnya baru menunjukkan adanya daya imun tubuh seseorang sedang bereaksi terhadap virus dalam tubuhnya. Hal itu belum mendeteksi bahwa virus yang masuk adalah Covid-19.

Pemkab Bantul berharap pada masyarakat agar tidak terlalu berlebihan dalam menanggapi hasil tes reaktif dari teman atau tetangga. Jangan sampai mengucilkan, tetapi justru memberikan dukungan semangat pada warga ketika mengalami musibah semacam ini.

'Untuk mengetahui virus apa yang sedang menyerang tubuh , diperlukan tes lanjutan atau uji swab," tulis @pemkabbantul.

Jika hasil uji swab-nya positif, baru bisa disimpulkan orang tersebut sedang terserang Covid-19 sehingga perlu dilakukan penanganan medis.

Postingan serupa mengenai hasil rapid test pegawai Diskominfo Bantul negatif Corona juga diunggah di laman resmi Diskominfo https://diskominfo.bantulkab.go.id, Twitter @kominfobantul, Instagram @diskominfobantul, serta Facebook: kominfobantul dan pemkabbantul.

Dalam unggahan lainnya, data Dinas Kesehatan Bantul memperlihatkan kasus orang terinfeksi Corona semakin bertambah. Bahkan Bantul ditetapkan sebagai wilayah dengan kasus  penularan transmisi lokal, diantaranya terjadi  di Kecamatan Kasihan, Sewon, Banguntapan, dan Piyungan.

Pemerintah tak henti-hentinya menyerukan agar masyarakat selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Memakai masker bila bepergian, mencuci tangan dengan sabun/hand sanitizer. Di samping itu jaga jarak, menghindari kerumunan, dan tetap tinggal rumah apabila tidak ada keperluan yang mengharuskan keluar.

"Perlu kesadaran bersama untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini sesuai imbauan pemerintah. Dan bagi masyarakat baru datang dari luar daerah segera isolasi mandiri selama 14 hari," imbau Pemkab Bantul menutup postingannya. (Muf)

 

 

 


share on: