Heroe Poerwadi Apresiasi Klenteng Gondomanan Salurkan 2000 Paket Sembako

share on:
Wakil Walikota Yogyakarta Drs Heroe Poerwadi MA di tengah ribuan warga yang tengah antre sembako di Klenteng Gondomanan, Senin (27/5/2019) || YP/Ismet

Yogyapos.com (YOGYA) – Wakil Walikota Yogyakarta Drs Heroe Poerwadi MA mengapresiasi pengurus Klenteng Fuk Ling Miau Gondomanan yang menyalurkan 2.000 paket sembako kepada warga kurang mampu. Hal itu merupakan salah satu manifestasi kehidupan Bhineka Tunggal Ika di tengah masyarakat Yogyakarta.

“Kami apresiasi sikap toleransi ini untuk memperkuat perastuan dan kesatuan bangsa,” tegas Heroe didampingi Ketua Yayasan Klenteng Gondomanan Angling Wijaya, Senin (27/5/2019).

Heroe pada kesempatan itu juga ikut memberikan 1 paket sembako kepada warga yang telah antre sejak pagi, setelah sebelumnya dilakukan pula hal yang sama oleh anggota DPR RI HM Idham Samaw, Drs Syahbenol Hasibuan mewakili GKR Hemas, dan Yani SaptoHoedoyo.

Ditandaskan Heroe,  apa yang terjadi di Klenteng Gondomanan pagi itu bisa dijadikan pesan damai bagi masyarakat di Indonesia. Bahwa perbedaan agaman maupun etinis bukanlah penghalang bagi seseorang maupun sekelompok orang untuk berbagi, berbuat kebaikan, saling mengasihi. “Di sini kita lihat tak ada lagi perbedaan mana Tionghoa atau dari agama apa. Semua sama, saling membantu memperingan beban kehidupan warga. Sehingga harus dipupuk kegiatan semacam ini,” pungkas Heroe.

Hal senanda disampaikan Idham Samawi yang mengawali pembagian sembako di acara itu, bahwa suatu masyarakat jika urusan sosialnya rukun dan damai, maka tercipta kesejahteraan dalam kehidupan mereka. Untuk mewujudkannya tentu harus dilakukan secara bersama . “Perlu disengkuyung bersama. Apalagi di bulan suci Ramadan, hal seperti ini bisa dijadikan ladang amal dan ibadah,” ajak Idham.

Acara bhakti sosial penyaluran sembako bukan kali pertama dilakukan oleh Pengurus Klenteng Gondomanan. Sudah sejak lama hal demikian dilakukan setiap tahun menjelang Lebaran. “Ini sudah rutin kami lakukan. Dua minggu sebelumnya pengurus menyebarkan kupon kepada warga sekitar, juru parkir, tukang becak, buruh kecil dan sejenisnya,” ujar Angling Wijaya.

Anglin menyatakan, jemaat klenteng selama sangat tidak berjarak dengan warga sekitar. Setiap kegiatan selalu saling support. Sehingga kerukunan terjaga, serta diharapkan bisa ikut meringankan beban kehidupan warga yang kurang mampu. (Met)

 


share on: