Intelektual Muda Wonosobo Dirikan 'INDAH' untuk Membumikan Kecendekiawanan

share on:
Kaum intelektual harapan masa depan Wonosobo || YP-Ist

Yogyapos.com (WONOSOBO) - Bermula dari keinginan untuk berbakti pada tanah kelahiran, beberapa mahasiswa yang berasal dari Kabupaten Wonosobo mengorganisir diri dalam Institute for Decentralization and Policy Research (INDAH). Mereka adalah para mahasiswa Wonosobo yang kuliah di berbagai universitas di Indonesia. Ide dasarnya adalah membuat sebuah organisasi think tank.

“Anggota kami ada yang sudah lulus S2, D3, dan mayoritas mahasiswa tingkat akhir dan tahun ke-3. Nah, kami sudah berjalan kurang lebih setengah tahun ini, dan sudah menghasilkan beberapa produk sebagai kontribusi kami kepada Kab. Wonosobo,” kata Aulia Putri Hijriah, mahasiswa Prodi Ilmu Sejarah UGM kepada yogyapos.com Rabu (29/3/2023).

Selain mengadakan seminar, workshop dan pelatihan yang ditujukan untuk pelajar SMA, SMP, dan sesama mahasiswa, lanjut Aulia, juga ikut dalam beberapa kegiatan diskusi yang diadakan oleh instansi di tingkat kabupaten. Melalui biro media kreatif, INDAH mengadakan serangkaian acara yang berkaitan dengan pembuatan film dokumenter.

Rangkaian acara ini disebut INDOMI atau INDAH Documentary Film Workshop dengan tema  Create a New History with Documentary. Diharapkan, nantinya rangkaian acara ini mampu memberikan pengetahuan baru bagi masyarakat Wonosobo agar lebih mengerti seluk-beluk dunia perfilman dokumenter.

Kegiatan INDAH Wonosobo || YP-Ist

“Produk yang kami sedang fokus sekarang salah satunya adalah meluncurkan Majalah Publika. Hadirnya Majalah Publika dengan tema ilmiah populer ini menjadi harapan baru bagi perkembangan alam pikir demokrasi di daerah,” jelas Kepala Departemen Kebudayaan tersebut.

Sementara itu Ketua INDAH, Tirta Pandu Winata menjelaskan perlunya peningkatan kapasitas mahasiswa sebagai salah satu pilar demokrasi yang berkarakter intelektual serta berasaskan pada nilai-nilai kemanusiaan.

“Tidak itu saja, media juga berperan penting dalam membentuk opini masyarakat dan apabila masyarakat sekarang terus-menerus dibombardir oleh informasi yang hanya bersifat sensasional tetapi tidak mencerdaskan maka kita akan kehilang momen sejarah untuk membangun negeri ini dengan ilmu pengetahuan,” ungkapnya.

Untuk mendukung kegiatan dan program INDAH, telah dipersiapkan sebuah website https://indah-publika.webnode.page/. Untuk menunjang kemudahan akses majalah Publika dilakukan rilis setiap bulan di akun instagram @indah.wsb yang akan tercantum link langsung menuju majalah (bit.ly/PublikaVol1_2023).

Setiap bulan tanggal 10 akan dirilis tulisan yang mengangkat isu yang sedang hangat dibicarakan dengan kemasan ilmiah namun populer. Gerakan kaum muda ini bisa menjadi suatu kebanggaan bagi Wonosobo, karena Publika menjadi media milik bersama dimana semua orang bisa berpartisipasi di dalamnya.

Sebagai salah satu pilar demokrasi media diharapkan tidak sekadar menghibur tetapi juga mengedukasi khalayak dengan berpartisipasi dalam penentuan opini dan ide yang berkembang dalam diskursus komunikasi publik. (Iud)

 

 

 

 

 


share on: