Ipank BF Kian Moncer Breeding Perkutut Havana, Hasilkan Piyikan Aduhai

share on:
Mbah Kasdiono menunjukkan perkutut trah jawara hasih silangan dari IpankBird Farm yang memang makin moncer menjadi incaran kung mania || YP-El Jongke

Yogyapos.com (SLEMAN) – Dunia hobi burung perkutut tak pernah surut. Dari waktu ke waktu selalu saja digemari. Penggemarnya bukan saja orang-orang tua sebagaimana trademark perkutut sebagai burung klangenan kasepuhan.

BACA JUGA: KGPAA Paku Alam X Cup Segera Digeber, Sukarja GTA Siap Tampilkan 'Kresno Duto' dan 'Bimo Kurdo'

Itu sebabnya, breeding burung koong ini pun mengundang minat bagi banyak orang, terutama perkutut trah seperti dilakukan oleh Mbah Kasdiono asal Dusun Penen Donoharjo, Ngaglik Sleman DIY.

Mbah Kasdiono bukan orang baru di jagat perkutut. Ia mengembangkan perkutut trah jawara hasih silangan dari JnJ Bird Farm yang memang makin manjadi incaran kung mania.

BACA JUGA: Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Panitia Siap Tentukan Sertifikat dan Uang Saku

Sebanyak 30 kandang indukan trah perkutut Havana makin memberi harapan baru untuk insvestasi jangka panjang. "Bisa dibilang usaha yang sedikit lawannya bakal menjadi harapan jangka panjang,” ujar pemilik kandang Ipank Bird Farm kepada yogyapos.com, Minggu (19/4/2026) petang.

Kandang Ipank Bird Farm Bird Farm di Dusun Jongke, Sleman || YP-El Jongke

Salah satu gacoan handal miliknya yakni Rawerontek diboyong dari kandang JnJ BF dengan harapan mendapat keturunan mujur. Anakan maupun cucu trah Havana pun tergolong memiliki kualitas irama bagus, sehingga harganya bisa tembus Rp 50.00.000.

BACA JUGA: Memanusiakan Narapidana: Menagih Asta Cita di Balik Tembok Penjara

Mbah Kasdiono termasuk anggota Kopdar Havana dari 20 personel di seputaran Sleman, yang Sekretariatnya berada di kampung Jongke Tengah, Sleman.

Dia mengungkapkan, anakan trah Havana selama ini masih menyebar di kendang para anggota dan hanya beberapa hasil anakan yang sudah diboyang penghobi dari luar kota.

BACA JUGA: Pastikan Keamanan dan Kelancaran, Danrem 072/Pamungkas Sambut Kedatangan Presiden

“Burung perkutut trah Havana (blood In-red) memiliki cengkok irama depan, tengah dan ujung yang merdu,” selanya.

Diketahui, Kopdar Havana Sleman sering menyelenggarakan latihan rutin setiap bulan. Latihan ini untuk menguji perkembangan suara dari masing-masing gacoan, sekaligus sebagai forum tukar informasi dan ngangsu kaweruh penggemar.

BACA JUGA: Bupati Sleman Dorong Kolaborasi dan Kualitas Pedagang Pasar Godean

Ia mengaku, niatan ternak memang untuk pelestarian dan bisnis. Demikian pula anggota Kopdar Havana Sleman, mereka juga melakukan hal yang sama. Anakan hasil ternak itu dijual, sehingga kedepan setiap anggota mendapatkan hasil cuan.

"Team Kopdar pun setiap bulan mendatangi peternak untuk menyetor hasil anakan, dan panitia mendata jumlah rupiah yang didapat anggota,” pungkas Mbah Kasdiono, singkat. (El Jongke)


share on: