Yogyapos.com (BANTUL) - Sekitar 1.000 peserta mengikuti apel dan jambore relawan penanggulangan bencana Kabupaten Bantul, di Kompleks Pantai Goa Cemara Sanden, Sabtu-Minggu (22-23/10/2022).
Bupati Bantul H Abdul Halim Muslih berharap jambore ini dapat meningkatkan komunikasi dan sinergitas para relawan dalam bekerja sosial kemanusiaan mengatasi bencana.
Penanganan bencana oleh para relawan sangat dibutuhkan di Bantul. Beberapa hari terakhir hingga Februari 2023, menurut informasi dari BMG bahwa Bantul termasuk rawan bencana banjir, tanah longsor dan puting beliung karena cuaca ekstre.
“Namun diupayakan jangan sampai terjadi dan ada korban jiwa,” katanya.
Jambore juga diisi dengan berbagai kegiatan yang bisa memperkuat skil dalam ketugasan relawan. Misal sarasehan dan lomba eksekusi penanganan korban bencana,” sambung Abdul Halim.
Sementara itu, Ketua Forum Peduli Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Bantul, Waljito SH, menyatakan jambore ini juga untuk saling tukar menukar pengetahuan dan keterampilan kebencaan.
“Ini diharapakan berfungsi edukasi kepada para peserta dan masyarakat tentang pentingnya kewaspadaan terhadap bencana yang akan terjadi,” ungkap Waljito. (Spd)
