Yogyapos.com (BANTUL) - Dewan Pimpinan daerah Partai amanat Nasional(DPD PAN) Kabupaten Bantul belum menentukan sikap secara resmi dan pasti untuk menghadapi Pilkada 2020. Sejauh ini masih mengefektifkan komunikasi secara internal partai dan penjajakan politik dengan pihak pasangan Suharsono-Totok Sudarto (NOTO) maupun Abdul Halim Muslih-Joko Purnomo (AHM-JP).
"Hal ini bukan berarti kami tidak menentukan sikap, tetapi nantinya memastikan sikap secara matang kemana mesti berkoalisi untuk mengusung calon Bupati-Wakil Bupati," kata Ketua Badan Pemenangan Pemilu PAN Bantul, Wildan Nafis kepada yogyapos.com, di Ruang Fraksi PAN DPRD Bantul, Selasa (9/6/2020).
Wildan mengatakan dalam sikapnya nanti, PAN harus mempunyai alasan yang kuat dan logis untuk masa depan masyarakat, PAN dan pemerintahan yang lebih baik. Misalnya, pasangan calon mana yang bisa menawarkan program baru yang lebih nyata dan memberikan kemajuan Bantul di lima tahun ataupun lebih di masa mendatang.
Sebagai contoh, Kulonprogo telah membuat bandara dan Gunungkidul memajukan sektor wisata yang memang bisa memajukan daerahnya. Pemerintahan Bantul di tahun 2020/2025 diharapkan juga mempunyai program yang nyata.
"Saya menilai bahwa posisii PAN dalam Pilkada 2020 adalah sebagai penentu dan kunci untuk suara pemenangan. Maka tidak akan gegabah dan harus cermat, cerdas serta matang dalam menentukan sikap,” tandasnya.
Ia mengatakan, sebagai alasan dan gambaran bahwa PAN sebagai penentu kemenangan dalam Pilukada 2020 adalah bisa dilihat darihasi perolehan suara pada Pemilu Legislatif 2019.
Sementara itu, Juru Bicara Tim Pilkada PAN Bantul, Heri Fahamsyah mengungkapkan, perolehan suara PAN diangka 55 ribu. Separuh saja dari itu suara asli PAN masuk ke AHM-JP, maka angka kemungkinan sudah diatas 27 ribu. Ketika PAN masuk ke NOTO maka kekuatan baru ada kemungkinan seimbang.
"Maka sekali lagi inilah yang kemudian saya bilang PAN ini akan jadi penentu. Apalagi ketika kemudian legislator PAN kabupaten dan Propinsi bergerak,” papar Heri Fahamsyah.
Sekadar menengok ke belakang, hasil perolehan suara Pemilu 2019 di Bantul selengkapnya adalah PKB memperoleh 76.373 suara, PDI P mendapartkan 177.227, Golkar 35.869, PAN 57.000 dan PKS dapat suara 61.857. Partai Gerindra mengantongi suara 57.795, Demokrat 19.110, Nasdem 30.331 dan PPP sebanyak 22.000. (Supardi)
