Yogyapos.com (SLEMAN) - Tim penyusun profil budaya yang dibentuk pemerintah Kalurahan Kalitirto Berbah Sleman telah menyelesaikan tugasnya. Data yang berhasil dikumpulkan akan diolah agar potensi kebudayaan bisa terdokumentasikan. Ini akan menjadi modal penting pengembangan Kalitirto ke depan.
Hasil kerja tim semalam dipresentasikan di hadapan Lurah Kalitirto, pamong, para kepala dukuh dan tokoh seni budaya di Kedai Kopi Gogil, Rabu (13/8/2025) malam. Pemaparan dipimpin oleh Kamituwa Kalitirto Ferianta SIP.
Dalam pengarahannya Lurah Arihadi menyampaikan pentingnya segera dibentuk kelembagaan yang khusus menangani potensi kebudayaan yang ada di Kalitirto. "Potensi kita sangat lengkap, unik dan potensial untuk dikembangkan agar memberi dampak bagi warga Kalitirto. Kita butuh jalan dan kunci. Dan alhamdulillah, malam ini keduanya telah terbuka. Kami siap mensuport dan berharap agar pengelola rintisan kalurahan budaya bisa segera bekerja secara kompak", pesannya.
Wahjudi Djaja SS MPd dari Pokja Ketahanan Ekonomi Sosial Budaya Badan Kesbangpol DIY selaku narasumber memaparkan arah pengembangan kalurahan dalam konteks keistimewaan Yogyakarta.
"Secara jujur kami mengapresiasi kinerja tim penyusunan profil budaya Kalurahan Kalitirto. Dalam waktu sebulan telah merampungkan tugasnya. Profil ini akan menjadi kunci pembangunan dan pengembangan Kalitirto menuju Kalurahan Mandiri Budaya sesuai amanat Pergub No 93 tahun 2020. Momentum dan peluang ada di depan mata, mari bergerak dan berkolaborasi,” tandas dosen STIEPAR API Yogyakarta ini.
Terpilih sebagai Ketua Rintisan Kalurahan Budaya Kalitirto, Eko Wibowo. Setelah terpilih dia berharap adanya dukungan dan bimbingan agar kepengurusannya bisa berjalan efektif.
"Kami memang bergerak di bidang kesenian, tetapi untuk memimpin lembaga ini merupakan hal baru. Oleh karena itu, kami mohon dukungan dan bimbingan agar semua bisa berjalan sesuai program dan harapan pemerintah kalurahan", pintanya.
Pemaparan diisi dengan diskusi dan tanya jawab untuk melengkapi data yang ada. Budayawan Kalitirto Joko Susilo memberi masukan tentang jejak arkeologis yang ada di sekitar Kali Opak dan kisah Kiai Jebres.
"Kami berharap ini bisa dicatat dan didokumentasikan untuk melengkapi data yang ada,” jelasnya.
Hadir dalam acara pemaparan penyusunan profil budaya Kalitirto antara lain Carik Isnaini Syak Banawati ST, Ketua Bumkal Kalimas Nugroho Slamet Raharjo, jajaran pamong dan pelaku seni Kalitirto. (Iud)
