Kanaba dan Siyuba Hadir di Workshop Manajemen Laundry RSI Klaten

share on:
Suasana workshop manajemen laundry rumah sakit di Hotel Tjokro Klaten, Rabu (17/5/2023) || YP-Ist

Yogyapos.com (KLATEN) – Keberadaan divisi khusus laundry di rumah sakit, kini menjadi kebutuhan yang sangat vital. Kualitas layanan rumah sakit bisa dilihat dari manajemen instalasi laundry yang ada di dalamnya. Karena itulah bagi rumah sakit yang ingin mendapatkan akreditasi, salah satu syaratnya adalah proses penanganan laundry yang memenuhi standar aman suci dan bermutu.

Linen rumah sakit mengandung limbah berbahaya, yang butuh penanganan khusus. Diperlukan pengetahuan manajemen yang cukup memadai agar laundry dikelola sesuai dengan standar tersebut. Dalam rangka berbagi ilmu itulah, RSI Klaten menyelenggarakan workshop manajemen laundry rumah sakit di Hotel Tjokro Klaten, Rabu (17/5/2023).

Workshop yang berlangsung selama dua hari ini, mengambil tema ‘Pengelolaan Linen Rumah Sakit yang Berstandar Aman, Suci dan Bermutu Menuju Akreditasi Rumah Sakit’. Meskipun berbayar, worskshop tersebut menarik minat dari berbagai rumah sakit baik pemerintah maupun swasta di Indonesia. Hal ini terlihat dari jumlah peserta yang full sesuai target panitia.

“Pesertanya dari berbagai rumah sakit di berbagai kota,” kata DwiJoko, panitia workshop.

Dalam workshop yang dibuka Direktur Keunganan RSI Klaten, drg Owin Bambang Wijanarko SpPros MMRRSI Klaten tersebut menghadirkan para narasumber yang kompeten dibidangnya. Mereka antara lain, dr Hj Chotijah Alaydrus (Manajemen Linen di Rumah Sakit Ditinjau dari Sudut Pandang PPI). Dr Hj Rusmindarti (Pelayanan Laundry Halal di Rumah Sakit Syariah), Hari Santoso (Sosialisasi Air Limbah Laundry Sesuai Peraturan Menteri Lingkungan Hidup), Rusmanto SSt (Pengelolaan K3 dalam Pengelolaan Laundry Rumah Sakit), dll

Yang tak kalah menarik, pihak panitia juga menghadirkan tim dari PT Hari Mukti Teknik (HMT) yang dikenal sebagai produsen mesin laundry industry yang sudah berstandar SNI dan ISO. Mereka adalah Muhammad Haka `Sellyboki Alfa SE, Marketing Supervisor Indonesia Barat dan Abdul Rahman Matoka, Marketing Supervisor Indonesia Timur.

Dalam kesempatan itu, Muhammad Haka memperkenalkan produk mesin laundry karya PT HMT dengan dua brand yang terkenal yaitu Kanaba dan Siyuba. Keduamesin laundry dengan berbagai tipe tersebut selama ini sudah banyak digunakan di rumah sakit baik milik pemerintah maupun swasta. Mesin laundry dengan kapasitas besar ini, sengaja diproduksi untuk memenuhi kebutuhan industri yang kebanyakan melayani rumah sakit dan hotel.

Menurut Muhammad Haka, mesinlaundry yang diproduksi PT HMT, sangat direkomendasikan untuk digunakan di  rumah sakit. Selain produknya yang terbukti handal, juga ada jaminan layanan purna jual. Bila ada kendala atau kerusakan bisa dilayani lebih cepat, dibandingkan dengan produk import. “Kami punya tim khusus untuk menangani problem operasional mesin,” kata Muhammad Haka.

Salah satup roduk yang sangat cocok digunakan di rumah sakit adalah Kanaba Washer Barier. Ini adalah mesin cuci khusus penanganan infeksius. Mesin ini terbukti efektif untuk mencuci Linen rumah sakit yang termasuk dalam kategori infeksius (terpapar darah, nanah, kotoran manusia, dll).

Kanaba washer barrier dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan laundry rumah sakit, terlebih bila ada musibah seperti masa pandemi kemarin. Mesin ini dilengkapi dengan fitur teknologi terkini, Kanaba Washer Barrier menjamin proses mencuci laundry infeksius lebih bersih, lebih praktis, aman dan mudah digunakan.

Menurut Muhammad Haka, kehadiran PT HMT di workshop Manajemen Laundry rumah sakit tersebut, merupakan upaya untuk meningkatkan brand awareness Kanaba dan Siyuba.

“Alhamdulillah peserta sangat antusias dan responsif dengan presntasi kami,” pungkas Muhammad Haka. (Ggn)


share on: