Yogyapos.com (SLEMAN) - Sebagai bentuk kepedulian kepada kebutuhan warga yang semakin meningkat dan mempermudah pelayanan jasa pos, kerjasama dengan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) adalah keniscayaan. Dengan beragam usaha dan luasnya jaringan, Bumdes bisa menjadi partner yang potensial bagi kantor pos. Selain bisa mendekatkan pengguna jasa pos dan mempermudah pelayanan, kerjasama kantor pos dengan Bumdes bisa membuka beragam peluang.
Demikian Sri Handayani dari Divisi Marketing Kantor Pos Besar Yogyakarta saat bertemu Forkom Bumdes Sleman di area Embung Senja Tirtoadi Mlati Sleman, Rabu (5/8/2020). Lebih jauh perempuan yang belum lama bertugas di Yogyakarta ini menyampaikan pihaknya terbuka untuk kerjasama dengan Bumdes agar masyarakat sama-sama memperoleh manfaat.
"PT Pos indonesia ingin mengajak kerjasama dengan Bumdes untuk memperluas jaringan dan melayani masyarakat. Kami menawarkan program kerjasama pembukaan agen pos,” tandas perempuan yang akrab disapa Aya ini didampingi Tatik dari Divisi Marketing.
Menanggapi tawaran tersebut, Agus Setyanto (Direktur Bumdes Amarta Pendowoharjo Sleman) menyambut baik untuk sama-sama memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
"Ini juga merupakan peluang usaha yang prospektif bagi teman-teman Bumdes di Sleman. Kebutuhan layanan jasa pos semakin tinggi apalagi era sekarang dimana jual beli produk dilakukan secara online,” imbuh Ketua Forkom Bumdes Sleman ini.
Sementara itu tuan rumah, Wahjudi Djaja (Direktur Bumdes Tirtamas Tirtoadi) mengharapkan agar peluang kerjasama ini menjadi momentum untuk menggerakkan Bumdes.
"Sleman mempunyai 86 desa, 61 diantaranya sudah teregistrasi. Dengan membuka layanan agen pos, akan menambah jenis usaha yang dikembangkan Bumdes. Asal ada kesamaan visi dan komitmen antara PT Pos Indonesia dengan Bumdes, saya kira akan sangat menguntungkan semua pihak,” tandasnya.
Hadir dalam pertemuan itu selain anggota Forkom Bumdes Sleman, juga perangkat desa Tirtoadi, dan fasilitator. Pihak PT Pos Indonesia dalam hal ini Kantor Pos Besar Yogyakarta akan segera menindaklanjuti dengan pertemuan teknis dengan para pengurud Bumdes di Sleman. (Iud)
